MURATARA, PALPOS.CO - Kabar terbaru!Insiden kebakaran Bus ALS yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.39 WIB, diduga dipicu tabrakan dengan Truk Tangki BBM.
Akibat kebakaran tersebut 6 penumpang Bus ALS dari Jakarta tujuan Medan tak sempat keluar menyelamatkan diri, hingga ikut terpanggang dan tewas di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun Palembang Pos, kejadian berawal Ketika Bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) dari Po ALS melaju dari arah Kota Lubuklinggau menuju Murata, sementara Truk Tangki BBM melaju dari arah sebaliknya dari Muratara ke arah Kota Lubuklinggau.
Tiba di lokasi Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, kedua kendaraan tersebut bertabrakan yang menyebabkan BBM tumpah ke jalan dan api dari percikan tabrakan tersebut menyambar BBM yang tumpah, hingga api langsung membesar dan membakar bus ALS.
BACA JUGA:BUS ALS Terbakar, Dikabarkan Telan Sejumlah Korban Jiwa
BACA JUGA:Kurir Sabu 21 Gram Diringkus, Rekannya Berhasil Kabur
Sopir dan beberapa penumpang ALS sempat melompat menyelamatkan diri sedangkan sejumlah penumpang lainnya sudah tidak sempat keluar dan ikut terbakar bersama Bus ALS tersebut.
Sementara sopir dan kernet truk BBM juga ikut tewas dilokasi kejadian. Diperkirakan korban bisa saja bertambah, karena proses evakuasi masih berlangsung.
Namun identitas para korban masih dalam pendataan petugas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada perkembangan lebih lanjut baik dari BPBD maupun dari Sat Lantas Polres Muratara.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden kebakaran hebat melibatkan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik ALS terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
BACA JUGA:Polres Muratara Tangkap Kurir Sabu 21 Gram di Jembatan Desa Maur Baru
BACA JUGA:OTT Pejabat BKPSDM Muratara, Kapolres Jelaskan Status Pejabat dan Barang Bukti yang Diamankan!
Tepatnya di dekat Simpang Danau, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu siang, 6 Mei 2026.
Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar serta para pengguna jalan yang melintas di jalur utama penghubung antarprovinsi tersebut.
Sejumlah video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi bus yang sudah dilalap api dengan intensitas tinggi.