Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun, tetapi Bayern tetap memegang kendali penuh.
BACA JUGA:Hasil Practice Moto3 Prancis 2026: Veda Ega Tembus Q2 di Le Mans.
BACA JUGA:Hasil Liga Europa UEFA: Freiburg Bungkam Braga 3-1, Tantang Aston Villa di Final.
Koln mencoba bangkit melalui beberapa peluang bola mati, namun lini belakang Bayern tampil disiplin dan sulit ditembus.
Momen penegasan kemenangan datang pada menit ke-69. Kane kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol ketiga alias hattrick setelah menerima umpan dari Leon Goretzka.
Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti memastikan keunggulan Bayern semakin tak terkejar.
Tidak berhenti di situ, Bayern menambah penderitaan Koln pada menit ke-83.
Nicolas Jackson, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, langsung mencetak gol lewat penyelesaian klinis setelah menerima umpan matang dari Luis Diaz. Skor 5-1 pun menjadi penutup yang sempurna.
Secara statistik, Bayern benar-benar mendominasi pertandingan. Penguasaan bola mencapai 69 persen, dengan total 19 tembakan berbanding 9 milik Koln.
Akurasi operan yang mencapai 91 persen juga menjadi bukti superioritas mereka dalam mengontrol permainan.
Hasil ini tidak mengubah posisi Bayern yang sudah memastikan gelar juara beberapa pekan sebelumnya. Namun, kemenangan besar ini mempertegas mental juara mereka hingga laga terakhir.
Sementara itu, Koln harus puas mengakhiri musim di peringkat ke-14, aman dari degradasi tetapi jauh dari kata memuaskan.
Penampilan luar biasa Kane di laga ini menjadi sorotan utama. Hattrick yang ia cetak bukan hanya sekadar angka, tetapi simbol ketajaman dan konsistensinya sepanjang musim.
Bayern pun menutup musim dengan cara yang paling meyakinkan: dominan, tajam, dan tanpa kompromi.