Menurutnya, peristiwa tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan warga. Pasalnya, pondok yang terbakar tidak terlalu besar dan masih memungkinkan penghuninya untuk keluar menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
BACA JUGA:Sungguh Bejat Seorang Ayah Rudapaksa Anak Kandung Sendiri
BACA JUGA:15 Mei Deadline, Pemkab Muba-PLN Kebut Migrasi 56 Ribu Pelanggan MEP
“Kejadian ini cukup janggal. Biasanya penghuni masih bisa keluar menyelamatkan diri,” katanya.
Ia menduga api membesar dengan sangat cepat sehingga korban tidak sempat menyadari kondisi berbahaya yang terjadi di dalam pondok.
Selain itu, usia Jamiran yang sudah lanjut dan kondisi malam hari kemungkinan membuat proses penyelamatan diri menjadi sulit.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Muba, Dendi Suhendar SE MSi, menjelaskan pihaknya mengalami kendala besar saat menuju lokasi kejadian.
Akses menuju pondok sangat sulit dilalui kendaraan karena hanya berupa jalan setapak sempit dan berlumpur.
“Mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi. Petugas harus berjalan kaki menuju titik kebakaran,” jelas Dendi.
Saat petugas tiba di lokasi, kondisi pondok sudah sepenuhnya hangus terbakar dan rata dengan tanah.
Tidak ada bagian bangunan yang tersisa sehingga proses penyelidikan penyebab kebakaran cukup menyulitkan.
Meski demikian, dugaan sementara api berasal dari obat nyamuk bakar yang masih menyala ketika kedua korban sedang tertidur lelap.
Bara api diduga menyambar material kayu dan dinding pondok yang mudah terbakar hingga kobaran api cepat membesar.
Petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jasad kedua korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama yang tinggal atau bermalam di pondok kebun dan kawasan terpencil, agar lebih berhati-hati menggunakan api terbuka maupun obat nyamuk bakar di dalam ruangan berbahan kayu.
Selain minim ventilasi, bangunan pondok di area kebun umumnya terbuat dari material yang mudah terbakar sehingga api dapat dengan cepat membesar tanpa disadari penghuni.(yat)