UNSRI dan LDKPI Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Internasionalisasi Kampus

Rabu 20-05-2026,20:20 WIB
Reporter : Isro
Editor : Bambang

“Indonesia saat ini bukan hanya menerima bantuan, tetapi juga mulai memberikan bantuan kepada negara lain melalui berbagai program kerja sama pembangunan internasional,” ujar Dalyono.

BACA JUGA:Rektor UIN Raden Fatah Palembang Sebut Menag Nasaruddin Umar sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia

BACA JUGA:Rektor UNSRI Hadiri Raker IKA UNSRI 2026, Perkuat Sinergi Alumni dan Kampus

Ia menambahkan, LDKPI mengelola dana kerja sama pembangunan internasional yang digunakan untuk mendukung berbagai program bantuan, pelatihan, hingga penguatan diplomasi Indonesia di tingkat global.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi sangat penting untuk memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan kebijakan dan program internasional Indonesia.

Dalyono juga menyebutkan bahwa LDKPI membuka peluang kolaborasi dengan UNSRI dalam berbagai bidang, mulai dari program magang, pelatihan, riset, hingga pengembangan internasionalisasi kampus.

Selain itu, pihaknya turut menyoroti target peningkatan jumlah mahasiswa asing di Indonesia hingga mencapai 100 ribu sampai 200 ribu orang pada tahun 2030.

Ia berharap perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UNSRI, dapat berperan aktif mendukung target tersebut melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan jejaring internasional, serta pengembangan program-program akademik berstandar global.

Kategori :