"Nanti kegiatan ini kontinyu satu bulan sekali ke sekolah-sekolah yang akan kita pilih secara acak," ujarnya.
BACA JUGA:Jaga Kesehatan Lansia, Mandiri dan Berdaya
BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Panen 214 Kg Melon Belanda
Lebih lanjut Sarwo Edi, menjelaskan selain edukasi, siswa kita ajak berolahraga sambil membersihkan lingkungan sekolah dengan game.
Dalam kegiatan tersebut siswa akan diberikan reward setelah mengumpulkan sampah berupa minuman Yakult dan bingkisan souvenir bagi para pemenangnya serta semuanya gratis di tanggung oleh perusahaan.
Kemudian, kata Sarwo Edi, pihaknya juga ada program tukar botol Yakult dengan point.
Dimana satu botol Yakult dihargai sama dengan 1 point, yang nantinya bisa ditukar dengan barang-barang merchandise yang telah kami siapkan sesuai jumlah point yang ditukarkan.
"Point yang bisa ditukarkan dari 60 sampai 2000 point dengan merchandise seperti stiker, penggaris dari ulang, payung, jam dinding hingga lunch box stainless steel yang paling tinggi.
Tempat penukaran bisa di kantor Yakult atau ke sales penjualnya. Jadi jangan dibuang botol bekas Yakultnya sebab bisa kita daur ulang," jelasnya.
Sementara itu, Kepsek SMPN 1 Muara Enim Ipan Darmanto pihaknya sangat mengapresiasi atas kegiatan SPOGOMI yang diinisiasi oleh PT Yakult.
Sebab kegiatan ini benar-benar sangat bermanfaat dalam mengedukasi para generasi muda terutama siswa untuk lebih peduli dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan dengan berolahraga.
"Siswa diberikan sosialisasi dan edukasi akan pentingnya pengelolaan sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan," ujarnya.
Lanjut Ipan, bahwa kegiatan kebersihan ini sejalan dengan perintah agama Islam karena sebagian dari iman.
Selain itu juga, efek kedepan siswa akan terbiasa dengan kebersihan dan keindahan baik untuk pribadi, keluarga, masyarakat terkhusu di sekolah.
Lalu, kedepan siswa akan lebih mengerti aturan dan tata tertib sekolah tentang kebersihan Harapannya kedepan kegiatan ini terus berlanjut sehingga benar-benar efektif dalam melakukan edukasi kepada siswa sejak dini.
"Kami siap berkolaborasi dan akan mendukung penuh kegiatan ini maupun serupa terutama yang positif," kata Ipan.(ozi)