Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, APJI Prabumulih juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.
BACA JUGA:Ribuan ASN Prabumulih Sumringah, Gaji ke-13 Cair dengan Nilai Total Capai Rp30,8 Miliar
BACA JUGA:Ungkap Kasus Curanmor di Desa Pangkul, Tekab Prabumulih Tangkap 2 Pelaku dan Amankan Motor Korban
Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan standar keamanan pangan, penerapan higienitas yang ketat, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang jasa boga.
APJI menilai keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kualitas pengolahan makanan yang aman, sehat, dan memenuhi standar gizi.
Untuk mendukung tujuan tersebut, APJI Prabumulih secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan pelatihan bagi para anggotanya.
Program tersebut meliputi pelatihan manajemen katering, keamanan pangan, sanitasi, hingga sertifikasi kompetensi bagi pelaku usaha jasa boga.
“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan standar industri.
APJI juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah,” jelasnya.
Menurut Dina, peningkatan kompetensi pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan industri jasaboga yang profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Oleh karena itu, APJI terus mendorong para anggota untuk mengikuti berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang telah disiapkan organisasi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa APJI bukan sekadar organisasi yang menjadi tempat berkumpul atau bersilaturahmi bagi para pengusaha jasa boga.
Organisasi ini harus mampu menjadi wadah pengembangan usaha sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“APJI bukan hanya organisasi silaturahmi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggota maupun masyarakat.
Kami ingin hadir sebagai organisasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas industri sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI Tahun 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, Dina menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran APJI di Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi.