Di tengah meningkatnya kesadaran akan pola makan sehat, tempe dianggap sebagai alternatif pangan yang bergizi dan ekonomis.
BACA JUGA:Dimsum Mentai Kian Digemari, Jadi Tren Kuliner yang Menarik Perhatian Pecinta Makanan
BACA JUGA:Makaroni Skotel Kian Diminati, Jadi Pilihan Praktis dan Bergizi untuk Keluarga
Di sejumlah daerah, usaha tempe goreng crispy bahkan menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga. Modal yang relatif kecil membuat bisnis ini dapat dijalankan dari rumah.
Pelaku usaha hanya memerlukan bahan baku berupa tempe, tepung bumbu, minyak goreng, serta peralatan memasak sederhana.
Salah seorang pelaku UMKM di Kota Bandung mengungkapkan bahwa dirinya memulai usaha tempe goreng crispy pada tahun 2024 dengan modal kurang dari satu juta rupiah.
Awalnya, produk tersebut dipasarkan kepada tetangga dan teman dekat. Namun, setelah memanfaatkan media sosial dan layanan pesan antar makanan, penjualannya terus meningkat.
“Dalam sehari saya bisa menjual lebih dari 150 porsi. Banyak pelanggan yang menyukai teksturnya yang renyah dan harganya yang terjangkau,” katanya.
Keberhasilan sejumlah pelaku usaha tersebut turut mendorong masyarakat lain untuk mencoba bisnis serupa.
Berbagai pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun komunitas UMKM juga mulai memasukkan olahan tempe sebagai salah satu materi pengembangan usaha.
Dinas terkait di beberapa wilayah menyatakan bahwa produk berbasis pangan lokal memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Tempe yang selama ini dikenal sebagai makanan sederhana dinilai mampu memberikan nilai tambah apabila dikemas secara kreatif dan dipasarkan dengan strategi yang tepat.
Meski demikian, pelaku usaha masih menghadapi sejumlah tantangan. Fluktuasi harga kedelai sebagai bahan baku utama tempe menjadi salah satu kendala yang sering dikeluhkan.
Selain itu, persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi agar produknya tetap diminati konsumen.
Untuk mengatasi hal tersebut, banyak pelaku usaha mulai memperhatikan kualitas produk dan kemasan.
Tempe goreng crispy kini tidak hanya dijual dalam kondisi siap santap, tetapi juga tersedia dalam bentuk beku atau frozen yang dapat disimpan lebih lama.