Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin terbuka. Mesir bahkan nyaris menggandakan keunggulan melalui kombinasi apik Mohamed Salah, Emam Ashour, dan Mostafa Zico.
BACA JUGA:Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Tundukkan Afrika Selatan 2-0.
BACA JUGA:Usai Debut di Timnas Senior, Mathew Baker Gabung Garuda Muda untuk Duel Lawan Australia.
Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang emas tersebut gagal berbuah gol.
Belgia merespons dengan meningkatkan tekanan. Kevin De Bruyne hampir mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-53, tetapi bola hanya membentur sisi luar tiang gawang.
Serangan demi serangan terus dilancarkan Setan Merah demi menghindari hasil mengecewakan di laga perdana.
Upaya Belgia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Umpan silang Thomas Meunier ke dalam kotak penalti menciptakan kepanikan di lini pertahanan Mesir.
Saat Romelu Lukaku bergerak menyambut bola, Mohamed Hany secara tidak sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Belgia. Mereka terus memburu gol kemenangan pada sisa pertandingan.
Brandon Mechele hampir membawa Belgia berbalik unggul pada menit ke-83 melalui sundulan keras, namun kiper Mesir Mostafa Shobeir tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting.
Kesempatan terbaik Belgia datang pada menit ke-87. Romelu Lukaku yang berdiri bebas di depan gawang gagal memaksimalkan peluang emas setelah sundulannya melambung di atas mistar.
Momen itu menjadi simbol frustrasi Belgia sepanjang pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Belgia harus puas berbagi satu poin meski tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Sementara itu, Mesir berhak pulang dengan kepala tegak setelah sukses meredam salah satu unggulan Grup G.
Hasil ini menjadi peringatan bagi Belgia bahwa status unggulan tidak menjamin kemenangan di Piala Dunia 2026.
Bagi Mesir, satu poin dari laga melawan tim peringkat sembilan dunia menjadi modal berharga untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Jika mampu mempertahankan disiplin permainan seperti ini, pasukan Hossam Hassan berpotensi menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya di turnamen tahun ini.