Polres Muba Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Rabu 24-06-2026,20:10 WIB
Reporter : Romi
Editor : Bambang

SEKAYU, PALPOS.CO – Meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Musi Banyuasin menggelar Kegiatan Kolaborasi Gabungan dalam Peningkatan Kemampuan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Hukum Polres Musi Banyuasin, Rabu (24/6/2026), bertempat di Aula Alex Noerdin Mapolres Muba.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.40 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan Kodim 0401 Muba, Kejaksaan Negeri Muba, BPBD Kabupaten Muba, BMKG, jajaran Polres Muba, serta perwakilan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam sambutannya, Kapolres Muba menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla yang setiap tahun berpotensi terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Karhutlah merupakan ancaman serius bagi kita semua. Musi Banyuasin termasuk daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA:PKM Terbaik 1 Program Prioritas Kepala Daerah

BACA JUGA:Instruksi Bupati HM Toha Tohet, Jalan Antar Dusun di Supat Timur Dicor Gotong Royong

Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla," ujar Kapolres dalam sambutannya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa wilayah Bayung Lencir masih menjadi daerah dengan titik hotspot terbanyak di Kabupaten Muba.

Meski demikian, wilayah lainnya diminta tetap waspada dan tidak terlena terhadap potensi terjadinya kebakaran. 

Selain itu, seluruh pihak diminta melakukan pengecekan kembali terhadap kesiapan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla.

BACA JUGA:Perkuat Sinergi dan Bahas Isu Strategis, Kapolres Muba Gelar Coffee Morning bersama Forkopimda

BACA JUGA:Pura-pura Minta Tumpangan, Begal Penodong Pisau di Babat Supat Dibekuk Polisi

Menurutnya, perencanaan yang matang dan kesiapan yang optimal akan menghasilkan penanganan yang lebih efektif ketika bencana terjadi. 

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai paparan dari instansi terkait, di antaranya Kejaksaan Negeri Sekayu mengenai penegakan hukum tindak pidana pembakaran hutan dan lahan, BMKG terkait perkembangan kondisi iklim terkini, BPBD Muba mengenai kesiapan penanggulangan bencana asap akibat Karhutla tahun 2026, Kodim 0401 Sekayu tentang penanganan Karhutla secara terpadu, serta Satreskrim Polres Muba yang memaparkan situasi umum dan penanganan kasus Karhutla di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. 

Melalui forum ini, seluruh peserta menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyusun langkah-langkah strategis guna menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Kategori :