Pada menit ke-42, sang kapten Hassan Al-Haydos berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan matang dari sektor sayap.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 dan Kuasai Puncak Grup H.
BACA JUGA:Herman Deru Dorong IA-ITB Sumsel Jadi Motor Gagasan Percepatan Pembangunan Daerah
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Qatar mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar hasil imbang yang sangat mereka butuhkan.
Akram Afif dan Edmilson Junior beberapa kali menciptakan ancaman, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.
Saat Qatar berusaha keras mencari gol penyeimbang, Bosnia justru berhasil memberikan pukulan telak pada menit ke-80.
Ermin Mahmic memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan Abunada.
Gol tersebut memastikan kemenangan Bosnia sekaligus mengakhiri perlawanan Qatar.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan. Bosnia meraih tiga poin penting yang membuat mereka mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Namun hasil itu belum cukup untuk memastikan tiket otomatis ke fase gugur karena mereka kalah selisih gol dari Kanada yang finis sebagai runner-up Grup B.
Klasemen akhir Grup B menempatkan Swiss sebagai juara grup dengan tujuh poin. Kanada berada di posisi kedua dengan empat poin dan unggul selisih gol atas Bosnia.
Sementara Bosnia harus puas di peringkat ketiga dan kini menunggu hasil dari grup-grup lain untuk menentukan nasib mereka sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Di sisi lain, Qatar menutup perjalanan yang sangat mengecewakan di Piala Dunia 2026. Juara Asia tersebut hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan, kebobolan 10 gol, serta menjadi penghuni dasar klasemen Grup B.
Hasil ini menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Julen Lopetegui yang datang dengan ekspektasi tinggi namun gagal bersaing di panggung sepak bola dunia.