OKI,PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Kepolisian Resor (Polres) OKI mendatangi Desa Tebing Suluh, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Pasca insiden di area PT Buluh Cawang Plantation, Desa Dabuk Rejo, aparat dan pemerintah membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk meredakan situasi sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang terjadi.
Pertemuan yang berlangsung di Masjid Nurul Yaqin itu dihadiri Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, Camat Lempuing Jamhari Ilyas, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Selama lebih dari satu jam, warga menyampaikan berbagai tuntutan dan keluhan yang selama ini mereka rasakan.
BACA JUGA:Dandim 0402/OKI Pimpin Upacara Pemakaman Militer Almarhum Kopda Robi Angriawan
BACA JUGA:Lepas Kafilah MTQ XXXI Sumsel, Bupati OKI: Prestasi Penting, Akhlak Lebih Utama
Perwakilan masyarakat Mat Arif, Aprikal dan Deni meminta perusahaan bertanggung jawab atas biaya pengobatan dan memberikan santunan kepada korban.
Dalam kesempatan yang sama, warga mengeluhkan minimnya akses kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah mereka.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Kapolres OKI menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dan kepolisian di Desa Tebing Suluh merupakan bentuk komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi persoalan.
"Kami hadir di Desa Tebing Suluh untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan bahwa setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum yang berlaku," kata Eko.
BACA JUGA:Polres OKI Berikan Ruang Kompetisi Bagi Generasi Muda Melalui Turnamen E-Sport
Menurut dia, tidak ada pihak yang menginginkan insiden tersebut terjadi hingga menimbulkan korban.
Karena itu, seluruh pihak perlu mengedepankan komunikasi dan menahan diri agar situasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
"Tidak ada pihak yang menginginkan peristiwa ini terjadi. Yang menjadi fokus kami saat ini adalah memastikan penanganan korban berjalan maksimal, proses hukum berlangsung transparan, dan situasi tetap kondusif," ujarnya.