Lalu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian dibantu oleh BPBD dengan menurunkan 2 unit mobil PBK. "Alhamdulilah, sekitar satu jam api sudah bisa dipadamkan," kata Eddy.
BACA JUGA:Ahmad Yani Emban Amanah Plt. Ketua TP PKK Dorong Kerja Terukur Lewat 10 Program Pokok
BACA JUGA:Hendy Resmi Nakhodai KORMI Muara Enim
Untuk kronologisnya, lanjut Eddy, masih dalam penyelidikan pihak terkait. Namun untuk sumber api dari informasi yang didapat bermula berasal dari kantin sekolah yang berada di belakang gedung ruang kelas MIN 1 Muara Enim.
"Untuk kerusakan yang pasti kantin sekolah dan jendela kelas ada pecah serta rusak," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Muara Enim H Abdul Haris Putra, membenarkan adanya kejadian tersebut, namun untuk penyebabnya belum diketahui pasti namun dari informasi yang didapat diduga kuat akibat konsleting listrik.
"Ini musibah, namun masih beruntung gedung sekolah sampai tidak rusak parah," ujar Haris.
Ketika ditanya apakah sekolah diliburkan atau tidak dari kejadian ini, Kakan Kemenag, mengatakan bahwa dirinya akan berdiskusi dahulu dengan kepsek MIN 1 Muara Enim untuk mencari solusi yang terbaik.(ozi)