Dalam pesannya kepada para wisudawan, Rektor menegaskan bahwa prosesi wisuda tidak boleh dimaknai sekadar sebagai seremoni kelulusan.
BACA JUGA:Unsri Berdayakan Guru melalui Pengembangan Multimedia Interaktif
BACA JUGA:Pembelajaran Digital: Membangun Kreativitas dan Keterlibatan Siswa di Era Transformasi Pendidikan
Lebih dari itu, wisuda harus menjadi momentum yang melekat dalam diri setiap lulusan sebagai awal pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Wisuda ini harapannya jangan hanya jadi seremoni tetapi juga melekat di dalam setiap pribadi wisudawan. Kami pesankan agar tetap menjaga almamater dan terus belajar sampai akhir hayat.
Jangan mudah puas, terus mawas diri dan terus bermanfaat untuk orang banyak,” ujarnya.
Dengan bertambahnya 3.093 lulusan baru, Unsri optimistis para alumni dapat menjadi agen perubahan di berbagai bidang.
Kampus juga berharap hubungan antara alumni dan almamater terus terjalin erat sehingga dapat bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.