Tekanan akhirnya berbuah di masa tambahan waktu. Menit ke-90+3, Che Adams melesatkan tendangan akrobatik yang menembus jala gawang Mike Maignan.
BACA JUGA:Jay Idzes: Pulih dari Cedera, Sapa Indonesia.
BACA JUGA:AC Milan Comeback dan Hancurkan Manchester United 4-2.
Skor menjadi 1-2, dan suasana memanas. Namun ketegangan itu tak mampu menggoyahkan benteng pertahanan Milan. Peluit penutup pun berbunyi — kemenangan di tangan!
Rabiot tampil sebagai pembeda sesungguhnya. Masuk dari bangku cadangan, ia tak hanya memberi umpan kunci, tetapi juga mencetak gol penentu. Amorim terbukti memiliki sentuhan ajaib sejak laga pertama.
Di saat Manchester United justru merasakan pahitnya kekalahan di awal musim, Amorim bersama Milan melangkah tegap dengan mental juara.
Tiga poin pertama sudah di kantong, dan tampilan permainan menunjukkan masa depan yang cerah.
AC Milan bukan sekadar menang — mereka menang dengan gaya, dominasi, dan sempat diguncang namun tetap berdiri tegak.
Inilah awal yang menjanjikan, dan Rossoneri siap menjadi penantang serius sepanjang musim.