Suzuki Balik Menyerang! e SKY Jadi Senjata Baru Hadapi Mobil Listrik China.

Rabu 26-08-2026,11:58 WIB
Reporter : Koer
Editor : Bambang

Berbeda dengan BYD, Suzuki e SKY memilih desain lebih ramping dan kompak dengan karakter yang mengingatkan pada Suzuki Alto. 

BACA JUGA:Astra Motor Sumsel dan Kodam II Sriwijaya Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

BACA JUGA:CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Mewah, Skutik Retro 150cc dengan Fitur Ala Motor Premium.

Pendekatan ini membuat e SKY terlihat lebih sederhana, ringan, dan fokus pada efisiensi penggunaan energi.

Adu Baterai Besar Melawan Efisiensi Tinggi

Dalam urusan baterai, BYD Racco unggul di atas kertas dengan kapasitas mencapai 35,84 kWh. 

Kapasitas besar tersebut membuat mobil listrik mungil asal China ini mampu menawarkan jarak tempuh sekitar 320 km.

Sementara Suzuki e SKY menggunakan baterai LFP berkapasitas 26 kWh dengan klaim jarak tempuh sekitar 310 km.

Meski kapasitas baterainya lebih kecil, Suzuki memiliki strategi berbeda. Pabrikan Jepang tersebut mengoptimalkan bobot kendaraan, sistem penggerak listrik, serta efisiensi motor listrik agar konsumsi energinya sangat rendah.

Suzuki e SKY diklaim mampu mencapai efisiensi sekitar 12 km per 1 kWh listrik. 

Angka tersebut menjadi salah satu keunggulan utama Suzuki karena pengguna tidak hanya membutuhkan jarak tempuh jauh, tetapi juga biaya operasional yang murah.

Fitur Modern Jadi Senjata BYD Racco

BYD Racco hadir membawa pendekatan sebagai mobil listrik mungil dengan fitur berlimpah. 

Salah satu keunggulannya adalah penggunaan pintu geser elektrik di kedua sisi yang membuat akses kabin lebih mudah, terutama di area perkotaan Jepang yang memiliki ruang parkir terbatas.

Selain itu, konsep kabin tinggi memberikan fleksibilitas lebih baik untuk membawa penumpang maupun barang.

BYD juga dikenal agresif dalam menghadirkan teknologi seperti layar digital, konektivitas pintar, serta berbagai fitur bantuan berkendara yang biasanya ditemukan pada mobil kelas lebih besar.

Kategori :