"Mari kita gerakkan Senam Kriya dari rumah ke rumah, dari desa ke kota. Biar dunia tahu, Sumsel punya senam sendiri," tuturnya.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Bersama Polda dan Kejati Tegas Tangani Karhutla, 17 Tersangka Diproses Hukum
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Alfajri Zabidi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan Senam Kriya Tahun 2026 dikemas dengan metode yang lebih modern dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"Kegiatan pelatihan Senam Kriya Tahun 2026 ini tidak saja dilakukan secara luring, namun juga secara daring, diikuti 17 kabupaten/kota se-Sumsel," jelas Alfajri.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan hasil kerja sama antara KORMI, FOKBI, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumsel.
Dengan gerakan yang mudah diikuti serta iringan musik yang akrab di telinga masyarakat Sumsel, Senam Kriya diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama.
Tidak hanya sebagai sarana menjaga kebugaran dan kesehatan, Senam Kriya juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat sebagai bagian dari Sumatera Selatan.
Pelatihan Senam Kriya tersebut turut diikuti para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani, serta Ketua DWP Sumsel Desy Edward.