Teridentifikasi, Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan Panther Tertabrak Kereta Api di Prabumulih

Kamis 27-08-2026,19:12 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Bambang

Mereka kemudian berangkat menggunakan mobil Mitsubishi Panther Touring BG 1348 DF dengan Sofian berada di belakang kemudi.

BACA JUGA:Diduga Edarkan Sabu, Pria Pengangguran Ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Prabumulih Bersama 10 Paket Sabu

BACA JUGA:Maulid Nabi di Karya Mulya, Wali Kota Prabumulih Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, mobil tersebut melintasi perlintasan kereta api yang hingga kini belum dilengkapi palang pintu. 

Saat kendaraan berada di atas jalur rel, dari arah kiri atau arah Kota Prabumulih, datang kereta api penumpang Bukit Serelo yang sedang melaju menuju Palembang. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.

"Berdasarkan informasi awal yang berhasil kita himpun, saat berada di atas rel kereta api tanpa palang, tiba-tiba dari arah kiri korban, tepatnya dari arah Prabumulih, datang kereta api Selero dengan tujuan Palembang. Terjadilah tabrakan itu, mobil korban terseret sekitar 15 sampai 20 meter," ujar Ulta.

Benturan antara kereta api dan mobil tersebut menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah.

Mobil terseret 20 meteran meter akibat kuatnya benturan dengan rangkaian kereta yang sedang melintas.

Kondisi tersebut membuat proses evakuasi korban menjadi perhatian petugas yang datang ke lokasi kejadian.

Empat orang di dalam mobil akhirnya dinyatakan meninggal dunia, sementara seorang korban lainnya berhasil selamat, tetapi mengalami kondisi kritis.

Setelah menerima laporan mengenai kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut, personel Polsek Prabumulih Timur bersama Tim Inafis Polres Prabumulih langsung menuju lokasi.

Petugas kemudian melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan proses identifikasi terhadap para korban.

Tim Inafis juga melakukan olah TKP untuk mengumpulkan keterangan dan sejumlah informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian hingga kecelakaan maut itu terjadi.

Sementara para korban segera dievakuasi dan dibawa ke RS AR Bunda Prabumulih untuk mendapatkan penanganan medis serta proses lebih lanjut.

"Tim Inafis langsung melakukan identifikasi dan melakukan olah TKP, sementara korban langsung dibawa ke RS AR Bunda," tutur Ulta. (abu)

Kategori :