MUARA ENIM, PALPOS.CO - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim terus berupaya memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif.
Salah satunya diwujudkan dengan menggelar panen raya melon di lahan ketahanan pangan Lapas Muara Enim.
Panen raya tersebut menjadi bukti bahwa lahan yang tersedia di lingkungan Lapas dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan panen diikuti jajaran petugas bersama warga binaan yang terlibat sejak proses penyemaian, penanaman, perawatan hingga pemanenan tanaman melon.
BACA JUGA:Cegah Karhutla Meluas, Pemkab Muara Enim Perkuat Penanganan
BACA JUGA:Usai Bebas Dicokok Kembali Di Depan Pintu Lapas Muara Enim
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi menyampaikan bahwa, melalui proses tersebut, program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
"Melon dipilih sebagai salah satu komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomis dan dapat dikembangkan melalui metode budidaya yang efektif," ujar Auliya, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurutnya, keberhasilan panen diharapkan dapat mendorong pengembangan komoditas pertanian lainnya sehingga pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas semakin optimal.
"Program ketahanan pangan merupakan bagian penting yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas," jelasnya.
BACA JUGA:Limbah RMKO Diduga Cemari Kebun Warga, 35 Batang Sawit Mati
BACA JUGA:Berburu Pangan Murah, Warga Serbu GPM di Mambo II
Selain itu, lanjut Auliya, panen raya melon menjadi salah satu hasil nyata dari upaya memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif.
"Panen raya melon ini merupakan bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Muara Enim terus berjalan dan memberikan hasil yang positif.
Kami berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," bebernya.