PALPOS.CO - Tottenham Hotspur kembali menelan pil pahit di kandang sendiri. Menjamu Newcastle United pada pekan kedua Premier League 2026/2027, Sabtu (29/8) malam WIB, Spurs takluk 0-2 tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Hasil ini menjadikan Tottenham tim yang berdiri sendirian di posisi terbawah klasemen—dua laga, dua kalah, nol poin, nol gol, dan kebobolan lima kali.
Ini adalah hasil yang paling menyakitkan bagi klub yang baru saja menghabiskan lebih dari £320 juta (sekitar Rp6,52 triliun) di bursa transfer musim panas.
Kekalahan dari Newcastle menyusul kekalahan telak 0-3 dari Brentford pada pekan pembuka.
BACA JUGA:Hasil liga Premier Inggris: Liverpool 2-2 Nottingham Forest.
BACA JUGA:AVC Continental 2026: Duel Penentu Semifinal, Indonesia Vs Iran.
Dua gol Newcastle lahir pada babak kedua: Anthony Elanga memecah kebuntuan menit ke-62 lewat tembakan kaki kiri yang membentur tiang, disusul Yoane Wissa menggandakan keunggulan menit ke-72 menyambar bola pantul usai sundulan Nick Woltemade.
Kiper Lukas Hornicek tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan krusial, membuat dominasi permainan Tottenham tak berbuah apa pun.
Sorotan paling tajam tertuju pada Sandro Tonali. Pemain berharga £92,5 juta plus £7,5 juta bonus (total mendekati £100 juta / €116 juta) yang direkrut dari Newcastle tampil selama 75 menit tanpa tembakan, tanpa umpan kunci, dan diberi rating pertandingan hanya 5,9 sebelum ditarik keluar.
Ironisnya, saat ia berjalan menuju pinggir lapangan, justru pendukung Newcastle yang berdiri dan bertepuk tangan—sebuah penghormatan sekaligus ejekan atas nilai transfer yang diterima klub mereka.
BACA JUGA:Hasil Carabao Cup: Chelsea Tundukkan Luton Town 2-0
BACA JUGA:Hasil La Liga: Barcelona Hancurkan Bilbao 2-0 Dan Amankan Posisi Pertama.
Tonali datang membela Spurs melawan mantan timnya, namun yang tampil bukanlah pembeda permainan yang diharapkan, melainkan sosok yang seakan ikut menonton kemenangan tim lamanya.
Pelatih Tottenham Roberto De Zerbi tetap menolak panik. “Saya kecewa pada hasil, tetapi sampai gol pertama masuk, kami bermain lebih baik dan menciptakan peluang lebih banyak.
Hasil ini tidak adil, tetapi kami harus terus bekerja,” ujarnya pasca-pertandingan.