"Keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya," kata Ulil.
BACA JUGA:Pelaku Pungli di Jalinsun Muara Enim Dibekuk
BACA JUGA:Enam Naskah Kuno Aksara Ulu Muara Enim Unjuk Gigi
Ia menegaskan pengurus koperasi harus memiliki kemampuan dalam tata kelola organisasi, pengelolaan usaha, pembukuan dan laporan keuangan serta pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan kondisi usaha.
Karena itu, Ulil mengingatkan koperasi jangan hanya berdiri secara administratif, tetapi harus mampu menjalankan usaha secara nyata, sehat, profesional, transparan dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.
Ia juga menilai pembukuan tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif.
Laporan keuangan harus dapat digunakan pengurus sebagai dasar menyusun perencanaan, mengevaluasi kinerja dan menentukan strategi pengembangan koperasi.
"Pengurus tidak hanya harus mampu mencatat transaksi, tetapi juga mampu memanfaatkan laporan keuangan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan, mengevaluasi kinerja dan mengembangkan usaha koperasi," ujarnya.
Selain tata kelola dan pembukuan, Ulil mendorong koperasi lebih aktif membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD maupun berbagai pihak lainnya.
Kemitraan tersebut dinilai dapat membuka akses pasar, memperkuat permodalan, meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan pemasaran hingga menciptakan peluang usaha baru bagi koperasi dan anggotanya.
"Koperasi harus mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri, kreatif, adaptif dan berdaya saing.
Jangan hanya menunggu program atau bantuan, tetapi harus mampu menggali potensi yang dimiliki dan mengembangkan usaha sesuai kebutuhan serta peluang yang ada," tegasnya.
Ulil berharap 260 peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, bertukar pengalaman serta membangun jejaring dengan sesama pengurus dan calon mitra usaha.
Ia menekankan agar hasil pelatihan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi diterapkan secara nyata di masing-masing koperasi.
"Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk melakukan pembenahan tata kelola, meningkatkan kualitas pembukuan, mengembangkan usaha, memperluas kemitraan serta meningkatkan pelayanan dan manfaat koperasi bagi anggota," pungkasnya.
Dengan SDM yang semakin kompeten, tata kelola yang baik, pembukuan yang tertib serta kemitraan usaha yang semakin luas, koperasi di Kabupaten Muara Enim diharapkan mampu berkembang menjadi koperasi yang sehat, kuat, mandiri, inovatif dan berdaya saing.