Gandeng BSI, Pegawai Kemenkum Sumsel Optimalkan Budaya Pelayanan Prima

Selasa 15-09-2026,16:50 WIB
Reporter : Septi
Editor : Bambang

PALEMBANG, PALPOS.CO - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menggelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) (14/9).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenkum Sumsel dalam memperkuat budaya pelayanan dan meningkatkan kualitas interaksi pegawai dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Nur’Ainun.

Turut hadir Plt. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Bulan Mahardika Subekti, Branch Manager PT Bank Syariah Indonesia KCP Palembang A. Rivai, Lily Ramayanti, Service Excellent BSI Area Palembang, Ardi Gunawan, serta Consumer Business Retail Manager BSI sekaligus pemateri produk BSI, Achmad Unzair.

BACA JUGA:Tiga Pelajar Terbaik Sumsel Melaju ke Seleksi Nasional AHM Best Student 2026

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Jaring Calon OBH Pemberi Bantuan Hukum di Wilayah Sumsel

Dalam sambutannya, Nur’Ainun menyampaikan bahwa pelayanan prima merupakan salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir layanan, tetapi juga oleh bagaimana pegawai berkomunikasi, bersikap, dan merespons kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan prima bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi bagaimana kita memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Sikap, komunikasi, keramahan, dan profesionalitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan,” ujar Nur’Ainun.

BACA JUGA:PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional

BACA JUGA:Feby Deru Kukuhkan Pengurus DPD PP PAUD Sumsel 2025–2030, Perkuat Layanan hingga Pelosok Desa

Lebih lanjut, budaya pelayanan prima perlu dibangun secara konsisten oleh seluruh jajaran. Setiap pegawai, terlepas dari tugas dan fungsinya, memiliki peran dalam membentuk citra organisasi melalui pelayanan yang diberikan.

Dalam kegiatan tersebut, Ardi Gunawan memberikan materi mengenai Service Excellent dengan menekankan pentingnya membangun pola pikir dan sikap yang berorientasi pada pengguna layanan.

Peserta diajak memahami bahwa pelayanan yang baik membutuhkan kemampuan komunikasi, empati, responsivitas, serta konsistensi dalam memberikan layanan.

Kategori :