BATURAJA, PALPOS.CO - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Kota Baturaja mulai menjadi perhatian aparat kepolisian.
Bukan sekadar soal panjangnya antrean, kendaraan yang mengular hingga badan jalan dikhawatirkan mengganggu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kondisi tersebut membuat jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) meningkatkan patroli di sejumlah SPBU, Senin (28/9). Patroli dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Sasaran utamanya adalah SPBU yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama antrean kendaraan roda empat atau lebih yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM).
BACA JUGA:Gelar Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lubuk Batang Ringkus Pelaku Pungli
BACA JUGA:Kantah OKU Hadirkan Inovasi Antar Jemput Sertipikat Tanah Wakaf hingga ke Masyarakat
Polisi tidak hanya melakukan pemantauan. Personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU maupun para pengendara agar antrean tetap berada di area yang telah disediakan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan meluber ke badan jalan.
Jika dibiarkan, antrean yang mengambil sebagian badan jalan berpotensi mempersempit ruang kendaraan lain untuk melintas.
Kondisi itu pada akhirnya dapat memicu perlambatan arus lalu lintas hingga kemacetan di sekitar SPBU.
BACA JUGA:Dinas PPPA OKU Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
BACA JUGA:Kajari OKU Mutasi Ke Lampung, Kini Digantikan Kristanto Trinoviandri
Karena itu, kepolisian mengedepankan langkah pencegahan sebelum kepadatan kendaraan berkembang menjadi persoalan lalu lintas maupun gangguan keamanan dan keselamatan.
Patroli tersebut dipimpin Piket Pawas Ipda Deni Arfan, bersama Pamapta II Ipda Trian Bakti, serta personel Bripka Noprika Indrawan.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian, Selasa (29/9) mengatakan, pengawasan di kawasan SPBU merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan arus kendaraan tetap lancar.