Ceker Ayam Bumbu Kuning, Kuliner Tradisional yang Gurih dan Menggugah Selera

Senin 19-10-2026,10:55 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Bambang

Bahan-bahan tersebut dihaluskan, kemudian ditumis hingga matang dan harum sebelum dicampurkan dengan ceker ayam.

BACA JUGA:Tongseng Kambing, Kuliner Tradisional yang Menggugah Selera dan Tetap Digemari Masyarakat

BACA JUGA:Mie Ayam, Kuliner Favorit Masyarakat Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu

Proses menumis bumbu menjadi salah satu tahap penting dalam menghasilkan masakan yang lezat.

Bumbu yang dimasak hingga matang akan menghasilkan aroma lebih kuat dan rasa yang lebih menyatu. Setelah itu, ceker ayam dimasukkan bersama air atau kaldu, lalu dimasak hingga empuk dan bumbunya meresap.

Tingkat kepedasan hidangan ini dapat disesuaikan dengan selera. Bagi pencinta makanan pedas, cabai merah atau cabai rawit dapat ditambahkan untuk menghasilkan sensasi pedas yang lebih kuat.

Sementara itu, penggunaan cabai yang lebih sedikit cocok bagi anak-anak atau orang yang menyukai masakan dengan rasa ringan.

Meskipun terlihat sederhana, mengolah ceker ayam membutuhkan perhatian khusus.

Sebelum dimasak, ceker harus dibersihkan dengan baik untuk menghilangkan kotoran dan sisa kulit yang tidak diinginkan. Kuku ceker juga perlu dipotong agar lebih bersih dan nyaman saat disantap.

Setelah dibersihkan, ceker dapat direbus terlebih dahulu hingga mulai empuk. Air rebusan awal bisa dibuang apabila diperlukan, kemudian ceker dimasak kembali bersama bumbu kuning.

Cara ini membantu mempercepat proses memasak sekaligus memberikan kesempatan bagi bumbu untuk meresap ke dalam daging dan jaringan ceker.

Lama memasak bergantung pada ukuran ceker dan metode yang digunakan. Ceker perlu dimasak hingga benar-benar empuk, tetapi tetap memiliki bentuk yang baik.

Penggunaan panci bertekanan dapat mempercepat proses pelunakan, sedangkan memasak dengan api kecil memungkinkan bumbu meresap secara perlahan.

Selama proses memasak, jumlah air perlu diperhatikan. Jika menginginkan kuah yang cukup banyak, air dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

Sebaliknya, bagi yang menyukai bumbu lebih kental, masakan dapat dimasak lebih lama hingga sebagian cairan menyusut.

Hasil akhirnya adalah ceker ayam berwarna kuning keemasan dengan aroma rempah yang menggoda. Kuahnya terasa gurih, sedangkan tekstur cekernya lembut dan kaya sensasi saat dikunyah.

Kategori :