Iklan Banner Pemprov - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Iklan Banner Idul Fitri 1447 Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Usai Mudik, Kuras Radiator Jadi Kunci Cegah Overheat dan Kerusakan Mesin

Usai Mudik, Kuras Radiator Jadi Kunci Cegah Overheat dan Kerusakan Mesin

Usai Mudik, Kuras Radiator Jadi Kunci Cegah Overheat dan Kerusakan Mesin-Foto:dokumen palpos-

PALPOS.CO – Perjalanan mudik dengan kondisi kemacetan panjang memberikan tekanan besar pada kendaraan, terutama pada sistem pendingin mesin. 

Oleh karena itu, perawatan pasca perjalanan jauh, seperti kuras radiator dan penggantian coolant, menjadi langkah penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Berdasarkan imbauan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pemeriksaan sistem pendingin sangat dianjurkan setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan berat. 

Penggantian cairan pendingin atau coolant menjadi bagian utama dari proses perawatan tersebut guna memastikan mesin tetap bekerja dalam suhu ideal.

BACA JUGA:PHR Zona 1 Perkuat Kesiapsiagaan Selama Idulfitri, Pastikan Operasi Migas Aman dan Pasokan Energi Terjaga

BACA JUGA:Bansos PKH 2026 Segera Cair Usai Lebaran, Ini Cara Cek NIK di DTKS dan Syarat Penerima

Dalam kondisi macet, mesin kendaraan tetap menyala dalam waktu lama tanpa dukungan aliran udara yang optimal. 

Hal ini membuat suhu mesin meningkat drastis dan memaksa coolant bekerja lebih keras. 

Akibatnya, kualitas cairan pendingin dapat menurun, baik dari kemampuan menyerap panas maupun melindungi komponen dari korosi.

Kondisi tersebut menjadikan kuras radiator sebagai solusi efektif. Proses ini tidak hanya mengganti coolant lama dengan yang baru, tetapi juga membersihkan sistem pendingin dari kotoran dan endapan yang berpotensi menghambat sirkulasi cairan.

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sulawesi Tenggara: Wacana Pembentukan Kabupaten Poleang Buka Peluang Baru bagi Usaha Lokal

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sulawesi Tenggara: Wacana Pembentukan Kabupaten Kolaka Selatan Dinilai Potensial dan Strateg

Dengan sistem yang bersih, kinerja pendinginan akan kembali maksimal.

Menurut Society of Automotive Engineers, coolant memiliki masa pakai tertentu dan dapat mengalami degradasi akibat paparan suhu tinggi serta kontaminasi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: