Iklan HUT KORPRI 2025
Iklan Astra Motor

Mie Goreng Terus Meroket : Dari Warung Pinggir Jalan hingga Pasar Global

Mie Goreng Terus Meroket : Dari Warung Pinggir Jalan hingga Pasar Global

Mie goreng-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.ID - Mie goreng, salah satu kuliner paling populer di Indonesia, kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru dari Asosiasi Produsen Makanan Nusantara (APMN) menunjukkan peningkatan konsumsi mie goreng instan maupun rumahan hingga 18 persen dalam satu tahun terakhir.

Kenaikan ini tidak hanya terjadi di pasar lokal, tetapi juga di berbagai negara tujuan ekspor, menegaskan posisi mie goreng sebagai ikon kuliner nasional yang mampu bersaing di kancah global.

Kenaikan tren mie goreng ini dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mencari makanan cepat saji namun tetap memiliki cita rasa yang kaya.

Mie goreng, dengan karakter rasa gurih-manis dan fleksibilitas bahan pelengkap, menjadi jawaban bagi generasi muda yang menginginkan makanan praktis tanpa mengorbankan selera.

BACA JUGA:Ayam Penyet Sambal Ijo Jadi Primadona Baru Kuliner Nusantara

BACA JUGA:Tren Ayam Penyet Lokal Makin Menggeliat, Penjualan UMKM Naik Hingga 30 Persen

“Mie goreng itu comfort food sejati. Mudah dibuat, terjangkau, dan rasanya bisa disesuaikan dengan kreativitas masing-masing,” ujar Chef Yudha Pratama, juru masak sekaligus peneliti kuliner Nusantara.

Selain itu, perkembangan media sosial juga berperan besar dalam mendorong popularitas mie goreng.

Beragam konten video resep, tantangan memasak cepat, hingga varian topping unik telah membuat mie goreng kembali relevan di tengah persaingan kuliner modern.

Di TikTok dan Instagram, tagar #MieGorengChallenge dan #IndonesianFriedNoodles telah menarik puluhan juta penayangan, menunjukkan potensi pemasaran digital yang sangat besar bagi pelaku UMKM hingga produsen besar.

BACA JUGA:Ceker Merco : Kuliner Pedas yang Jadi Fenomena Baru di Kalangan Anak Muda

BACA JUGA:Ayam Rica-Rica Jadi Primadona Baru di Dunia Kuliner Nusantara

Tren inovasi juga muncul di berbagai daerah. Di Yogyakarta, misalnya, muncul mie goreng dengan bumbu jawa yang menonjolkan rasa manis dari kecap tradisional dan sedikit sentuhan rempah lokal.

Sementara itu di Surabaya, pedagang kaki lima menghadirkan mie goreng pedas berlevel yang kini menjadi favorit kalangan remaja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: