Cibay "Aci Ngambay", Jajanan Kenyal Pedas yang Kian Digemari
Kenyalnya nagih, pedasnya bikin melek Cibay, jajanan sederhana yang selalu bikin balik lagi-Fhoto: Istimewa-
Di tengah naiknya harga bahan pokok, cibay menjadi salah satu pilihan usaha yang dinilai memiliki modal relatif kecil namun potensi keuntungan cukup besar.
Bahan bakunya mudah diperoleh dan proses pembuatannya tidak terlalu rumit.
Dengan strategi pemasaran yang tepat, seperti memanfaatkan media sosial dan layanan pesan antar, penjualan cibay bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Seorang pedagang cibay di kawasan Bandung mengaku bisa menjual ratusan potong setiap hari, terutama saat jam pulang sekolah.
“Anak-anak suka karena murah dan pedas. Kalau lagi musim hujan, malah makin laris,” ujarnya.
Meski digemari, konsumsi cibay tetap perlu diperhatikan. Kandungan tepung tapioka yang tinggi karbohidrat serta proses penggorengan dalam minyak panas membuat jajanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Ahli gizi menyarankan agar masyarakat tetap mengimbangi dengan asupan serat dan protein dari makanan lain.
Selain itu, faktor kebersihan dan kualitas minyak goreng juga menjadi perhatian.
Pembeli disarankan memilih pedagang yang menjaga kebersihan dan menggunakan minyak layak pakai untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Fenomena cibay menunjukkan bagaimana kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi.
Seperti halnya jajanan aci lain yang telah lebih dulu populer, cibay menjadi bagian dari identitas kuliner khas Jawa Barat yang terus berkembang mengikuti selera zaman.
Ke depan, tidak menutup kemungkinan cibay akan hadir dalam versi yang lebih modern, misalnya dengan kemasan premium atau dipadukan dengan saus kekinian seperti saus keju pedas dan saus barbeque.
Inovasi tersebut berpotensi membawa cibay menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri sebagai bagian dari promosi kuliner Indonesia.
Dengan tekstur unik, rasa gurih pedas, serta harga yang ramah di kantong, cibay (aci ngambay) membuktikan bahwa jajanan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
Dari pinggir jalan di Bandung hingga menjadi tren di media sosial, cibay kini menjelma sebagai simbol kreativitas kuliner lokal yang patut diperhitungkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




