Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
Ilustrasi pelanggan saat melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU Rest Area A KM 65 tol Medan - Tebing Tinggi. Seiring pertumbuhan jumlah SPKLU, jangkauan layanannya terus meluas. Hingga 2025, sebanyak 4.655 unit SPKLU telah beroperasi di 3.007-Foto:dokumen palpos-
JAKARTA, PALPOS.CO - Pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan bebas khawatir kehabisan daya.
Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra menghadirkan 4.655 mesin SPKLU di berbagai wilayah Indonesia, meningkat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit.
Pertumbuhan jumlah SPKLU dibarengi dengan sebaran lokasi yang semakin luas.
Pada 2025, jangkauan SPKLU tercatat telah beroperasi di 3.007 titik lokasi, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.192 lokasi.
BACA JUGA:Ziarah Kubro Palembang Jadi Magnet Wisata Religi Internasional Jelang Ramadan
BACA JUGA:Dorong Pertumbuhan UMKM, Sekda Palembang Ingatkan Pengusaha Lingkungan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung instruksi pemerintah dalam mempercepat ekosistem EV di tanah air.
Hal ini selaras dengan agenda transisi energi dalam menekan emisi karbon di sektor transportasi.
"Sejalan dengan instruksi pemerintah untuk mendorong adopsi EV di tanah air, PLN berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur charging station yang andal.
Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujar Darmawan.
BACA JUGA:K3 Konstruksi Berisiko Tinggi, Kesehatan dan Higiene Pekerja Jadi Sorotan
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa upaya pemutakhiran teknologi pada SPKLU juga terus dilakukan.
Tercatat, saat ini telah tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, serta 859 unit Standard Charging.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

