Api Lahap 500 Meter Persegi Lahan Belukar Dekat Rel Lama PTBA
KEBAKARAN : Tampak petugas berjibaku melakukan pemadaman lahan kebakaran.-Foto:Dokumen Palpos-
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Chandra Kirana SH MH, mengatakan kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran harus menjadi perhatian bersama.
"Saat kondisi lahan kering, api sekecil apa pun harus menjadi perhatian. Karena itu, begitu masyarakat melihat adanya api, segera laporkan dan jangan menunggu sampai api membesar.
BACA JUGA:Karhutla 10 Hektare, Api Mengarah ke Permukiman Warga
BACA JUGA:Belajar Digital ke Surabaya, Bidik Penguatan SPBE dan PAD
Respons cepat masyarakat, TNI-Polri dan Damkar sangat penting untuk mencegah api meluas,"ujar Iptu Chandra.
Ia mengapresiasi respons cepat warga yang segera melaporkan kebakaran sehingga petugas dapat langsung bergerak ke lokasi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah kebakaran meluas, terutama di tengah kondisi kemarau yang membuat semak dan belukar lebih mudah terbakar.
"Kami mengajak warga untuk saling mengingatkan, tidak membakar lahan sembarangan dan tidak meninggalkan api yang masih menyala,"tegasnya.
Polsek Lawang Kidul telah melakukan sejumlah langkah pascakejadian, di antaranya mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan Damkar PT Bukit Asam, membantu proses pemadaman, mendata saksi serta memasang spanduk larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
"Kemarau panjang membuat vegetasi dan semak belukar mudah terbakar. Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.
Jangan membuang puntung rokok sembarangan, jangan meninggalkan api setelah membakar sampah, dan jangan membuka lahan dengan cara membakar," imbaunya.
Ia menegaskan, pencegahan Karhutla membutuhkan peran seluruh pihak. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum membesar dan meluas.
"Satu puntung rokok yang dibuang sembarangan, satu bara api yang ditinggalkan, bisa menjadi awal dari kebakaran yang lebih besar. Mari kita jaga bersama lingkungan kita," pungkasnya.(ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




