Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Kecelakaan Speedboat di Perairan Desa Sukaraja OKI
Tim SAR Gabungan saat mencari korban kecelakaan Speedboat di Perairan Desa Sukaraja.-Foto:dokumen palpos-
OKI,PALPOS.CO - Tim SAR Gabungan terus mencari korban tenggelam akibat kecelakaan speedboat di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, Minggu, 22 Maret 2026.
Korban diketahui bernama Iwan (35), laki-laki, yang merupakan pengemudi (serang) speedboat. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat speedboat yang ditumpangi tiga orang, terdiri dari satu orang serang dan dua orang penumpang, berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin menuju Kayuagung, Kabupaten OKI.
"Dalam perjalanan, speedboat sempat berhenti dan menepi untuk menanyakan arah kepada warga setempat," ujarnya.
BACA JUGA:Takbir Bergema, Pawai Keliling Semarakkan Malam Lebaran di Kayuagung
BACA JUGA:Disbunnak OKI Gencarkan Operasi Pasar, Redam Lonjakan Harga Daging Jelang Lebaran
Ia menambahkan, warga telah mengarahkan agar rombongan memutar balik dan menggunakan jalur lain karena rute yang akan dilalui dinilai berbahaya, terdapat banyak halangan serta fenomena “hole” atau pusaran air.
"Namun, pengemudi speedboat tetap melanjutkan perjalanan melalui jalur tersebut meskipun telah beberapa kali diperingatkan," tuturnya.
Dikatakannya lagi, sekitar pukul 18.30 WIB, speedboat yang ditumpangi korban tersedot ke dalam hole dan masuk ke pusaran air hingga menyebabkan kecelakaan.
"Dua orang penumpang berhasil diselamatkan oleh warga, sementara korban Iwan hilang terseret arus dan tenggelam," imbuhnya.
BACA JUGA:Berikan Kenyamanan untuk Penumpang, BNNK OKI Tes Urine Para Sopir Bus Terminal Kayuagung
BACA JUGA:Kompolnas Pastikan Kesiapan dan Kualitas Pelayanan Operasi Ketupat Polres OKI
Masih kata dia, Kantor SAR Palembang menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 21.50 WIB di hari yang sama, dan segera mengerahkan tim menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
Dalam operasi SAR, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






