Iklan Astra Motor

Perum Bulog Mulai Serap Gabah Petani di OKU Timur

Perum Bulog Mulai Serap Gabah Petani di OKU Timur

Kepala Perum Bulog OKU Junirman.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai menyerap gabah petani di OKU Timur yang dilakukan selama musim panen tahun 2026.

Kepala Perum Bulog OKU Junirman, Minggu (1/2) mengatakan bahwa penyerapan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan cadangan pangan pemerintah. "Penyerapan dilakukan pada gabah yang telah memasuki usia panen," katanya.

Dia mengatakan, penyerapan gabah hasil panen petani tahun 2026 tersebut dilakukan di tiga kabupaten meliputi OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.

Bulog melakukan penyerapan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di tingkat petani sebesar Rp6.500/Kg untuk GKP, sedangan harga beli beras Rp12.000/Kg.

BACA JUGA:Kominfo OKU Pasang 19 CCTV di Kota Baturaja

BACA JUGA:Diduga Curi Kopi, Dua Remaja di OKU Diciduk Polisi

Dalam proses penyerapan, pihaknya membentuk tim guna turun langsung ke lapangan untuk menyerap gabah di tingkat petani dan tempat penggilingan di wilayah itu.

Pihaknya juga menyiagakan posko pemantau meliputi di Kantor Bulog OKU dan empat gudang di wilayah Kabupaten OKU Timur guna mengetahui daerah mana saja yang berpotensi melaksanakan panen raya untuk diserap hasil panennya.

Bahkan, Bulog menggandeng TNI Kodim 0403 untuk menginformasikan daerah mana saja yang mendekati masa panen sekaligus mengedukasi petani agar melakukan panen tepat waktu.

Menurutnya, sejauh ini OKU Timur masih menjadi salah satu daerah penyumbang beras terbesar di Sumsel dengan hasil panen berlimpah.

BACA JUGA:575 Warga OKU Dapat Bantuan Listrik Gratis

BACA JUGA:Pemkab OKU Lakukan Penguatan Manajemen Talenta ASN

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, Perum Bulog OKU mencatat menyerap sebanyak 18.167 ton hasil panen petani di daerah tersebut.

"Sebagian besar gabah yang diserap ini dari hasil panen petani di Kabupaten OKU Timur," ujarnya. (len)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: