Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Dibobol dari Belakang, Isi Rumah Makan Ludes

Dibobol dari Belakang, Isi Rumah Makan Ludes

Tim Inafis Polres OKU saat melakukan olah TKP.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO – Sebuah rumah makan di Jalan Lintas Prabumulih, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dilaporkan menjadi korban dugaan pencurian dengan pemberatan (curat).

‎Laporan tersebut dibuat oleh Nofriadi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres OKU pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 21.14 WIB. 

Laporan itu tercatat dengan Nomor: LP/B/185/VIII/2026/SPKT/POLRES OGAN KOMERING ULU/POLDA SUMATERA SELATAN.

‎Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan yang dilihat, dugaan pencurian diketahui setelah pelapor melakukan pengecekan terhadap rumah makan miliknya yang telah tutup selama kurang lebih satu tahun.

BACA JUGA:Curi HP, Karyawan PT KIT Diciduk Polisi

BACA JUGA:Wabup OKU Ajak Seluruh OPD Bersinergi Entaskan Kemiskinan Lewat Program 3 Juta Rumah

‎Dalam laporannya, Nofriadi menyebut rumah makan tersebut masih memiliki sejumlah barang dan peralatan di dalamnya.

Namun, saat dilakukan pemeriksaan pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, sejumlah barang dilaporkan telah hilang.

Pelapor menduga pelaku masuk ke dalam rumah makan melalui bagian belakang.

Dari lokasi tersebut, sejumlah barang dilaporkan raib, diantaranya dua unit speaker aktif merek Labas, instalasi kabel listrik dan bohlam lampu, tujuh unit kipas angin, lima unit rak besi, tiga tabung gas 12 kilogram, satu tabung gas tiga kilogram, dua buah kompor gas kecil, tiga buah kompor gas besar, mesin giling kopi, mesin infenter, mesin kulkas, mesin box pendingin, peralatan masak rumah tangga, dua unit drum plastik, serta tekmon 1.200 liter.

BACA JUGA:Rumah Warga Simpang Empat Lengkiti OKU Ludes Terbakar

BACA JUGA:Mediasi Warga dengan PT KIT Belum Menemui Kata Sepakat

‎Selain itu, pelapor juga menyebut sejumlah peralatan elektronik dan perlengkapan lainnya ikut hilang. Total kerugian yang ditaksir mencapai Rp31 juta.

‎Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres OKU untuk mendapatkan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: