Iklan Astra Motor

Kebakaran di Citimall Prabumulih, Ini Kronologi dan Penyebabnya

Kebakaran di Citimall Prabumulih, Ini Kronologi dan Penyebabnya

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi saat menunjukan tabung gas diduga penyebab kebakaran di citimall prabumulih-Foto:dokumen palpos-

“Kondisi itu menyebabkan api menyambar beberapa benda lain yang berada di sekitar lokasi, sehingga api sempat membesar dan memicu kepanikan,” lanjut Bratanata.

Asap putih pekat mengepul dan menyelimuti area dalam mall, membuat jarak pandang pengunjung berkurang drastis.

BACA JUGA:Dua Warga Binaan Rutan Prabumulih Terima Remisi Natal 2025, Potongan Hukuman 15 Hari hingga 1 Bulan

BACA JUGA:Tabrak Lari Maut di Prabumulih, Pemuda Asal Muara Enim Tewas Ditabrak Triton di Jalan Lintas Gunung Kemala

Suasana menjadi tambah heboh ketika alarm tanda bahaya yang otomatis aktif, menandakan adanya kondisi darurat di dalam gedung.

“Kondisi ini membuat pengunjung panik, terlebih saat itu suara alarm pengingat tanda bahaya berbunyi. Pengunjung berlari ke luar dalam kondisi panik,” tutur AKP Bratanata.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden kebakaran tersebut menyebabkan satu orang korban luka. Korban diketahui bernama Winda Epitasari (24), karyawan warung Pecel Lele Abah 2, yang mengalami luka bakar ringan akibat terkena sambaran api.

Korban langsung mendapatkan pertolongan awal sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Prabumulih untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang pekerja mengalami luka bakar ringan dan sudah dibawa ke RSUD Prabumulih,” jelas Bratanata.

Tak lama setelah kejadian, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota Prabumulih tiba di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman di titik sumber api serta pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Aparat kepolisian dari Polres Prabumulih langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta penyelidikan awal.

Area sekitar titik kebakaran dipasangi garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Bratanata menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, hingga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran tersebut.

“Saat ini kami telah mendatangi TKP, mendata saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, serta memasang police line di lokasi kejadian,” pungkasnya. (abu)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait