Polres Prabumulih Turunkan Empat Penembak di Kapolda Sumsel Cup 2026
empat penembak terbaik Polres Prabumulih yang ikut bertanding dalam Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026.-Foto:Dokumen Palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026.
Ajang bergengsi yang mempertemukan para penembak terbaik dari seluruh jajaran Polda Sumsel itu berlangsung di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (15/7/2026).
Kompetisi ini diikuti perwakilan dari 17 Polres dan Polresta di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan, termasuk Polres Prabumulih yang menurunkan empat personel terbaiknya.
Mereka adalah Kompol Forliamzons SIP MH, AKP Jon Kenedi SH MSi, IPTU Sani Cahyadi, dan AIPDA Dedy Christian SH.
BACA JUGA:Survei Seismik 3D Amanah Segera Dimulai di Prabumulih, Pemkot Beri Dukungan Penuh untuk Medco Energi
Keikutsertaan keempat personel tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Prabumulih dalam mendukung peningkatan kemampuan teknis anggota sekaligus memperkuat profesionalisme personel di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.
Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026 secara resmi dibuka oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK SH MHum.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan menjadi sarana membangun kebersamaan, meningkatkan kemampuan personel, serta mempererat sinergi antarsatuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Irjen Pol Sandi Nugroho, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan soliditas yang kuat di dalam tubuh Polri.
BACA JUGA:PHR Zona 4 Lampaui Target Produksi Semester I 2026, Hasilkan 27.500 Barel Minyak per Hari
Karena itu, momentum kejuaraan menembak dinilai menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antarpersonel sekaligus menumbuhkan semangat kerja sama.
Ia menegaskan, keberhasilan menjaga stabilitas keamanan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh kuatnya kekompakan internal serta sinergi dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para pemangku kepentingan lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



