Pertamina Local Community Leaders Program (LCLP) 2026 Resmi Ditutup, Ini Pesan GM PHR Zona 4
Gm PHR Zona 4, Danyon Zipur, dan peserta Pertamina LCLP foto bersama usai penutupan.-Foto:Dokumen Palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Zona 4 resmi menutup rangkaian Pertamina Local Community Leaders Program (LCLP) 2026 yang telah berlangsung selama 16 hari, mulai 1 hingga 16 Juli 2026 di Batalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira.
Penutupan kegiatan Pertamina LCLP tersebut dihadiri langsung General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, Komandan Batalyon Zipur 2/SG, Mayor CZi Zamroni, Asisten bidang pemerintahan dan Kesra setda kota Prabumulih, Dr H Aris Priadi, perwakilan Disnaker provinsi Sumsel, dan kepala dinas tenaga kerja kota Prabumulih.
Dalam sambutannya, GM PHR Zona 4, Djudjuwanto mengatakan bahwa penutupan program menjadi penanda seluruh peserta telah menyelesaikan proses pembelajaran, pembinaan, dan pengembangan karakter yang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang lebih disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Dikatakannya, selama mengikuti program, para peserta menjalani berbagai kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, kemampuan bekerja sama, serta menerima pembekalan dari para instruktur dan narasumber.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Turunkan Empat Penembak di Kapolda Sumsel Cup 2026
“Pada tahun ini, sebanyak 100 peserta dinyatakan lulus dengan rincian, Pelatihan Rigger (Juru Ikat Beban) sebanyak 40 peserta, Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebanyak 22 peserta, Pelatihan Teknisi Servis AC Presisi sebanyak 22 peserta, Pelatihan Teknisi Sepeda Motor sebanyak 21 peserta, dan Pelatihan Jurnalistik Media sebanyak 15 peserta,” ungkap Djudjuwanto.
Pada kesempatan itu pula Djudjuwanto mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, ketahanan, dan komitmen hingga mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Komandan Batalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira beserta seluruh jajaran pelatih yang telah mendukung pelaksanaan program.
“Lingkungan batalyon Zipur 2/SG telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk karakter peserta melalui pembinaan kedisiplinan, ketangguhan, kebersamaan, serta wawasan kebangsaan,” ujarnya.
BACA JUGA:Survei Seismik 3D Amanah Segera Dimulai di Prabumulih, Pemkot Beri Dukungan Penuh untuk Medco Energi
Kepada paraalumni, Djudjuwanto menegaskan bahwa selesainya program bukan berarti berakhirnya tanggung jawab.
Para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh ketika kembali ke daerah masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



