Apa Itu Inventory Management App, Cara Mengelola dan Jenis Jenisnya?

Apa Itu Inventory Management App, Cara Mengelola dan Jenis Jenisnya?

--

PALEMBANG,PALPOS.ID-Cara mengelola inventory management app adalah hal yang penting supaya bisnis dapat berjalan dengan lancar, karena ada kalanya pemilik bisnis tidak hanya memiliki satu dua jenis barang. Simak pembahasan lengkap pada artikel ini.

Agar bisnisnya berjalan lancar, sudah menjadi rahasia umum bahwa pemilik usaha perlu menyediakan beberapa item berbeda sebagai stok atau inventory. Dalam skala besar, pasti dibutuhkan sistem pengelolaan yang tepat agar stok tersebut bisa senantiasa dipantau.

Dalam bisnis, hal semacam ini dikenal dengan inventory management app. Pada dasarnya, inventory adalah stok. Jadi, inventory management app adalah program yang digunakan pengusaha untuk mengelola stok dalam usaha yang dijalankan. Agar lebih mengerti tentang inventory dan segala hal yang berkaitan, simak ulasan berikut.

Mengenal Inventory

Meskipun secara bahasa inventory bisa diartikan sebagai stok, pengertiannya bisa berubah tergantung industri yang terlibat. Secara umum, inventory mengacu pada setiap barang atau bahan yang dimiliki oleh perusahaan dan dijual demi mendapat keuntungan.

Dalam industri manufaktur, inventory bisa berupa produk akhir yang diproduksi dan siap dijual atau bahan baku dan barang setengah jadi yang disimpan di gudang. Sementara itu dalam industri jasa, inventory digunakan untuk menyebut unsur-unsur yang dilibatkan dalam proses jual beli jasa.

Contoh sederhana inventory industri jasa adalah kamar kosong yang ada di hotel; informasi klien dan proyek pada jasa konsultan; atau dokumen dan buku yang akan diterjemahkan pada jasa translation.

Jenis Inventory

Untuk lebih mudah memahami soal inventory management app, ada baiknya kita tahu jenis-jenis inventory agar tahu cara mudah mengelola sistem ini.

1. Bahan Baku

Jenis inventory yang pertama adalah bahan baku. Meskipun tidak bisa dijual langsung, kita tidak bisa membuat produk unggulan bisnis tanpa adanya bahan baku. Bahan baku sendiri merupakan semua bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk akhir.

Contohnya, dalam industri minuman sari buah, bahan bakunya adalah buah-buahan dan pemanis makanan dari berbagai pemasok. Bahan tersebut nantinya akan diolah sampai menjadi minuman. Produk minuman inilah yang akan dijual dan dipasarkan. Konsep bahan baku sebagai inventory biasanya hanya ada pada industri pabrik.

2. Proyek yang Sedang Berjalan

Tidak hanya bahan baku, pekerjaan yang sedang dilakukan sebelum produk benar-benar jadi juga bisa dikategorikan sebagai inventory. Misalnya, dalam proses pembuatan minuman sari buah, proses pengambilan sari dari buah-buahan termasuk salah satu jenis inventory.

Tidak hanya pada barang mentah, hal serupa juga berlaku pada produk jadi tetapi belum siap dipasarkan. Contohnya, produk kue yang belum melalui proses pengujian mutu. Produk kue ini termasuk inventory karena masih terlibat dalam proyek atau pekerjaan yang sedang berjalan.

3. Barang Jadi

Barang jadi biasanya digunakan untuk menyebut produk siap jual yang akan diedarkan di pasar. Produk ini telah melewati setiap tahapan produksi dan pengujian kualitas. Sebagaimana sebelumnya, barang jadi juga termasuk dalam kategori inventory.

Barang jadi termasuk salah satu inventory utama yang keberadaannya selalu dicatat dalam laporan keuangan perusahaan. Inilah alasan barang jadi kerap terlibat dan menjadi unsur penting yang tidak boleh dilewatkan jika perusahaan tidak ingin merugi dalam sistem pengelolaan stok.

4. Inventory MRO

Merupakan singkatan dari maintenance, repairing, dan operating, MRO tidak dikategorikan sebagai inventory tetapi memiliki peranan penting dalam perusahaan. MRO biasanya digunakan untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan mesin atau alat lain yang terlibat dalam proses produksi barang.

Contoh barang-barang yang termasuk MRO adalah pelumas mesin, mesin pendingin makanan, seragam, baut, mur, sekrup, dan lain sebagainya. Jenis inventory ini biasanya ditemukan dalam industri manufaktur.

5. Penyangga

Penyangga sebagai inventory adalah stok pengaman pada gudang berupa barang-barang untuk memenuhi kebutuhan atau demand tidak terduga. Keberadaan penyangga sangat bermanfaat ketika tiba-tiba terjadi bencana alam, keterlambatan proses distribusi barang, atau adanya mogok kerja.

Penyangga sangat bermanfaat dalam keberlangsungan usaha dan menjaga angka penjualan tetap stabil. Inilah alasan fungsi inventory penyangga begitu penting. Terlebih lagi, kondisi pasar sulit diprediksi dan selalu mengalami fluktuasi yang tidak pasti.

Membaca ulasan tentang jenis inventory, kita sampai pada kesimpulan bahwa hal ini memiliki peranan penting dalam sebuah industri. Itulah sebabnya dibutuhkan langkah pengelolaan tepat.

Cara Mengelola Inventory

Sebagai panduan, berikut beberapa tip mengelola inventory management app di sebuah perusahaan.

1. Tentukan prioritas

Dari berbagai jenis inventory yang telah disebutkan sebelumnya, pasti ada beberapa yang memiliki peranan penting. Agar pengelolaan maksimal, tentukan prioritas stok berdasarkan kategori yang telah dibuat sebagai langkah awal. Misalnya, masukkan stok ke dalam kategori paling, jarang, dan tidak sering kita pesan.

Pengkategorian ini akan membantu kita mengelola keuangan sehingga dana yang ada benar-benar terkelola dengan baik. Pemborosan pun dapat ditekan sehingga kondisi ekonomi perusahaan cenderung sehat.

2. Catat semua informasi produk

Selain mengkategorikan ke dalam beberapa kelompok, pastikan pula Anda mencatat setiap informasi inventory yang dimiliki agar barang dapat dilacak setiap saat. Lengkapi pencatatan tersebut dengan informasi tentang barcode, nomor lot, identitas pemasok, atau SKU (surat keterangan usaha).

Tidak hanya melacak, langkah ini juga bisa memberikan informasi bermanfaat yang dapat digunakan untuk menentukan harga jual barang.

3. Lakukan audit pada inventory opname

Setiap industri pasti memiliki stock opname yang tersedia setiap saat. Agar sistem stok selalu sehat, jangan ragu untuk mengaudit inventory tersebut selama beberapa periode baik harian, mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.

Audit dapat membantu kita mengetahui angka pasti stok yang tersedia sehingga suatu saat, barang yang jarang laku akan dikurangi stoknya atau barang yang memiliki banyak peminat akan diperbanyak untuk memperbaiki kondisi keuangan.

4. Terapkan aturan 80-20

Idealnya, 80% keuntungan berasal dari 20% barang yang terjual. Dalam pengelolaan inventory, cobalah untuk fokus pada angka 20%. Selain dapat memperbaiki ekonomi perusahaan, langkah ini akan membantu kita memahami siklus penjualan dan mengetahui barang yang menghasilkan paling banyak keuntungan.

Jadi, pastikan ada rekap akurat mengenai barang-barang yang menjadi prioritas inventory management app.

Kelola Inventory Jadi Mudah dengan Inventory Management App

Selain beberapa tip di atas, Anda juga bisa memanfaatkan bantuan inventory management app seperti Mekari Jurnal dalam mengelola stok. Mekari Jurnal sendiri melakukan inventory management app yang bisa dijalankan secara online dan offline dengan perhitungan yang akurat. 

Inventory management app adalah software yang dikembangkan untuk memudahkan dalam proses pengelolaan stok barang dan gudang perusahaan. Aplikasi stok barang menjadi solusi tepat untuk mempercepat sistem persediaan aset pada perusahaan, sehingga proses pendataan dan pengelolaan produk menjadi lebih efektif dan efisien serta memudahkan petugas bagian logistik untuk melakukan proses inventory manajemen aset di kantor pusat dan di kantor cabang.

Kemudahan lain dari penggunaan inventory management app adalah memudahkan dalam proses perhitungan dan pencatatan stok barang dengan teknologi modern, Sehingga pengelolaan stok barang dan gudang lebih optimal dengan waktu yang lebih efisien. Selain itu, aplikasi stok barang  juga menghemat biaya pengeluaran dan memudahkan dalam membuat laporan serta memonitor barang yang keluar masuk, dan laporan stock barang dan gudang yang tersedia. 

Persediaan stok barang yang menumpuk, penyusunan laporan yang membutuhkan waktu lama dan kesenjangan data stok barang membuat banyak perusahaan dan pelaku bisnis mulai beralih menggunakan inventory management app  untuk mengelola dan monitoring stok gudang dan barang yang dimiliki. Para pelaku bisnis mengaku dengan menggunakan inventory management app, manajemen stok barang mereka sudah tidak lagi terhambat, sehingga dapat fokus untuk meningkatkan penjualanya dalam bisnis.

Manfaat Inventory Management App dalam Manajemen Bisnis 

Selain efektif dalam mengelola stok barang dan gudang, inventory management app juga memiliki manfaat spesifik untuk mengelola manajemen bisnis secara sistematis. Berikut merupakan manfaat dari pentingnya inventory management app untuk memanajemen bisnis:

1. Memudahkan Proses Inventory di Kantor Pusat dan Cabang dengan Inventory Management Apps

Inventory management app barang membantu admin logistik pusat dalam menangani permintaan stok barang dari cabang, admin pusat dapat dengan mudah memanajemen data stok barang pusat, barang keluar gudang pusat,  serta mudah membuat laporan transaksi permintaan barang atau aset sehingga tidak membutuhkan waktu lama dalam menyusun laporan stok barang perusahaan. Selain itu, admin cabang juga lebih mudah dalam mengajukan permintaan barang kepada admin logistik pusat.

2. Mengurangi Penumpukan Barang di Gudang Pusat.

Kesalahan proses input data barang masuk dan keluar yang sering dialami perusahaan menyebabkan sebagian barang atau produk tidak tercatat. Hal inilah yang sering menyebabkan penumpukan barang di gudang pusat dikarenakan kesalahan dalam pencatatan item barang. Dengan menggunakan inventory management app, proses pencatatan dan pendataan akan lebih terstruktur, sehingga memudahkan bagian pekerja gudang dalam memonitoring stok untuk mengurangi penumpukan barang di gudang.

3. Efektif dalam Penyusunan Laporan Stok Barang dan Gudang

Ketidaksesuaian antara data barang dipusat dengan data barang dicabang menyebabkan pembuatan laporan sering membutuhkan waktu yang lama. Solusi terbaik untuk mengatasi susunan laporang yang serin tidak sesuai adalah dengan beralih menggunakan inventory management app untuk mengelola stok barang dan gudang. Pendataan yang sudah tersistem akan lebih efektif untuk mengelola stok barang di gudang, sehingga penyusunan laporan tidak memerlukan waktu yang lama.

Rekomendasi Inventory Management App Terbaik

Dengan bantuan aplikasi ini, inventory management app bisa dilakukan dengan mudah dan praktis. Download inventory management app dari Jurnal dan dapatkan akses free trial selama 14 hari.

Dengan menggunakan Mekari Jurnal, maka lebih menghemat waktu proses administrasi dan operasional, dengan harga yang efisien, efektif dan cepat. Karena itu, pebisnis bisa lebih fokus untuk mengembangkan usahanya.

Mekari Jurnal bisa diakses secara fleksibel, untuk berbagai perangkat dan kapan saja, selama terhubung dengan internet. Menggunakan software akuntansi ini menjadikan pengguna lebih mudah dalam membuat invoice atau faktur, mengecek inventori, serta membuat laporan keuangan.

Jadi, Mekari Jurnal menjadikan pembuatan laporan keuangan perusahaan lebih mudah, aman, cepat, nyaman, dan datanya bisa diakses secara real-time. Menariknya, Mekari Jurnal telah memiliki keamanan berstandar tinggi, ISO 27001, setara dengan bank, sehingga keamanan data perusahaan terjamin.

Itulah ulasan tentang inventory management app dan cara mengelolanya. Dari ulasan tersebut dapat disimpulkan bahwa inventory management app adalah bagian penting dalam manajemen perusahaan. Semoga bermanfaat.(inf)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: