Mahasiswa di Lubuklinggau Nekat Akhiri Hidupnya, Ternyata Ini Penyebabnya...

Mahasiswa di Lubuklinggau Nekat Akhiri Hidupnya, Ternyata Ini Penyebabnya...

Korban Dede Kurniawan, mahasiswa di Lubuklinggau semasa hidup. -Palpos.id-Humas Polres Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID - Cinta itu terkadang tak pakai logika. Kalimat itu bukan hanya sekedar lagu dari Aqnes Monica.

Namun kenyataannya cinta memang membuat Dede Kurniawan (23), seorang mahasiswa di Lubuklinggau tidak menggunakan akal sehatnya.

Terbukti hanya karena cinta, Dede Kurniawan rela mengakhiri hidupnya.

Semua itu terungkap setelah kedua orang tua Dede menemukan jasadnya tergantung di sudut dinding kamar pribadinya, Jumat 16 Desember 2022, sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA:Mama Muda Selundupkan Narkoba Dalam Lapas Lubuklinggau, Ini Modusnya...

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, melalui Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, didampingi Kanit Pidum, Ipda Jemmy A Gumael, menjelaskan kronologis terungkapnya kematian Dede.

Berawal dari kecurigaan Fauzi dan Ida selaku ayah dan ibu Dede curiga melihat anaknya sejak pagi hingga pukul 11.00 WIB tidak keluar-keluar dari dalam kamarnya.

Terlebih tak seperti biasa, panggilan kedua orang tuanya tak ada jawaban dari Dede.

Khawatir terjadi hal yang tak diinginkan, kedua orang tua Dede kemudian berinisiatif membuka paksa pintu kamar anaknya menggunakan Linggis.

BACA JUGA:Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Lubuklinggau Meningkat, Ini Rinciannya...

Setelah pintu berhasil terbuka Fauzi dan Ida dibuat tersentak melihat kondisi anaknya sudah tergantung di sudut dinding kamar dengan tali Nilon warna jingga.

Keduanya kemudian berupaya melakukan penyelamatan dengan memutuskan tali nilon yang menjerat leher anaknya. Dan meminta tolong tetangga menghubungi aparat kepolisian.

Menerima informasi itu polisi meluncur ke lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP, dan melakukan pemeriksaan kondisi Dede.

Setelah itu Dede dibawa ke Rumah Sakit atau RS Dr Sobirin. Setelah dilakukan pemeriksaan serta tindakan medis di IGD pihak medis menyatakan bahwa korban Dede telah meninggal dunia.

BACA JUGA:Jelang Nataru, Harga Telur di Lubuklinggau Mulai Melonjak

Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Orang tua korban juga menganggap apa yang terjadi sebagai musibah dan membuat pernyataan tertulis menolak dilakukan otopsi atau bedah mayat.

Jasad Dede kemudian dibawa kembali ke rumah duka di RT 07 Perumnas Lematang, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, diduga korban mengakhiri hidupnya karena putus cinta.

Hal itu diperkuat dengan bukti-bukti chattingan korban dengan mantan pacarnya sebagai pesan terakhir sebelum mengakhiri hidupnya.

BACA JUGA:Dapil Pileg Lubuklinggau Diprediksi Bakal Berubah

"Kesimpulan sementara, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena putus cinta," pungkas Robi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: