170 Anak Di Muara Kuang Ikuti Kegiatan Sunatan Masal Gratis

170 Anak Di Muara Kuang Ikuti Kegiatan Sunatan Masal Gratis

170 Anak di Muara Kuang ikuti Kegiatan sunatan masal Gratis.--Kominfo OI

SUMATERA SELATAN, PALPOS.ID - Puskesmas Muarakuang Kecamatan Muarakuang Kabupaten Ogan Ilir (OI) mencatat prestasi luar biasa dengan mencapai rekor sunatan massal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengumumkan bahwa sebanyak 170 anak laki-laki telah mengikuti sunatan massal di puskesmas tersebut.

Angka ini jauh melebihi partisipasi pada kegiatan serupa di beberapa puskesmas lain, seperti Puskesmas Indralaya, Puskesmas Simpang Timbangan, dan Puskesmas Payakabung Kecamatan Inderalaya Utara, yang hanya melibatkan sekitar 60 anak.

BACA JUGA:Kumpulkan Seluruh Camat dan Kepala Desa Se-Ogan Ilir, Bupati Berharap Kades Turut Berperan Aktif Tangani Karhu

"Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kegiatan sunatan massal gratis cukup tinggi dan betul-betul bermanfaat dan membatu anak-anak kita yang belum di khitan atau sunat," kata Panca. Senin, 30 Oktober 2023.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2023.

Dia menekankan bahwa biaya sunat bisa mencapai Rp1,5 jutaan jika dilakukan secara mandiri, tanpa memperhitungkan biaya tambahan seperti sewa mobil hingga mencapai Rp500 ribuan.

BACA JUGA:DPRD Ogan Ilir Dukung Langkah Penanggulangan Karhutla dan Ajak Seluruh Masyarakat Berperan Aktif

"Alhamdulillah kegiatan sunatan massal ini diikuti dengan baik dan antusias," ujarnya.

Upaya ini tidak hanya membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya perawatan kesehatan secara kolektif.

Keberhasilan Puskesmas Muarakuang dalam mencapai rekor sunatan massal ini menjadi cerminan dari kerja keras pemerintah setempat dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam hal perawatan kesehatan yang melibatkan tradisi agama seperti sunatan.

BACA JUGA:Kadisdik Ogan Ilir Nilai Sistem Belajar Mengajar Daring Tak Efektif

"Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk mengadakan kegiatan serupa demi kesejahteraan dan kesehatan warganya," harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: