Revolusi Thomas Tuchel Guncang Timnas Inggris.
Revolusi Thomas Tuchel Guncang Timnas Inggris. -Fhoto:@Facebook_Rere Nayla Putri-
Nama Harry Maguire pun ikut terlempar. Padahal bek Manchester United itu beberapa bulan lalu masih dipercaya mengenakan ban kapten Inggris.
Keputusan ini mempertegas bahwa Tuchel sedang menjalankan regenerasi tanpa kompromi di lini belakang.
BACA JUGA:Hasil Final Liga Europa 2025/2026: Aston Villa Juara, Hancurkan Freiburg 3-0.
BACA JUGA:Hasil Chelsea Vs Tottenham 2-1: The Blues Jaga Asa ke Eropa.
Di sisi lain, beberapa pilihan Tuchel justru membuat publik semakin heran. Nama seperti Jordan Henderson, Dan Burn, hingga Jarell Quansah tetap mendapat tempat, sementara pemain-pemain yang secara reputasi lebih besar harus menonton dari rumah.
Inilah yang membuat publik Inggris terbelah.
Di satu sisi, ada yang menilai Tuchel sedang melakukan revolusi berani. Ia ingin membangun tim yang lebih disiplin, lebih kolektif, dan lebih cocok dengan filosofi permainannya.
Dalam sepak bola modern, nama besar memang tidak selalu menjamin cocok dengan sistem.
Namun di sisi lain, keputusan ini juga bisa menjadi bumerang besar.
Mencoret pemain seperti Palmer, Foden, atau Trent berarti Tuchel sedang membuang senjata kreatif yang bisa menjadi pembeda dalam laga-laga besar.
Piala Dunia bukan hanya soal sistem, tetapi juga soal momen ketika seorang pemain bintang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam satu sentuhan.
Tekanan kini sepenuhnya ada di pundak Thomas Tuchel.
Jika Inggris melaju jauh atau bahkan juara, keputusan kontroversial ini akan dianggap sebagai langkah revolusioner yang jenius.
Tetapi jika The Three Lions gagal, daftar pemain yang dicoret akan terus menghantui Tuchel dan menjadi senjata kritik yang tak pernah berhenti.
Apakah ini keputusan yang tepat? Secara taktik mungkin iya, karena Tuchel ingin tim yang sesuai dengan sistemnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




