Gubernur Herman Deru Ajak Lansia Terus Berkontribusi bagi Pembangunan
Gubernur Herman Deru Ajak Lansia Terus Berkontribusi bagi Pembangunan-Fhoto: Istimewa-
Selain itu, Baijuri juga menyampaikan harapan terkait fasilitas kantor dan dukungan anggaran bagi operasional LLI Sumsel.
Ia juga berharap Gubernur Sumsel berkenan mengukuhkan kepengurusan LLI Provinsi Sumsel dalam waktu dekat.
BACA JUGA:HEBOH! Pekarangan SD di OKI Jadi Tempat Penyimpanan Solar, Kepala Desa Terkesan Buang Badan
BACA JUGA:Pusri Dorong Mitra Naik Kelas, Raih Sertifikasi SNI Hingga Pertama dan Satu- Satunya di Indonesia
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyatakan bahwa setiap lembaga yang menjadi mitra pemerintah memang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang proporsional.
Ia pun mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru terpilih, seraya mengingatkan bahwa usia lanjut merupakan anugerah yang patut disyukuri.
“Syukur kita masih diberi Allah umur sampai hari ini, sehingga masih bisa beribadah dan mengabdi,” ujarnya.
Gubernur Herman Deru juga meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mengidentifikasi jumlah lansia di Sumsel secara lebih detail.
“Kita perlu mengelompokkan usia 60 tahun ke atas. Namun, perlu dibedakan mana yang masih aktif dan produktif, serta mana yang sudah membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.
Ia berharap organisasi LLI dapat bersifat inklusif dan tidak membedakan latar belakang suku, agama, maupun ras. Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas perlu terus didorong.
“Banyak komunitas yang aktif, seperti komunitas lari atau komunitas keagamaan, mereka bisa saja dilibatkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menaruh harapan besar agar pengurus LLI Sumsel dapat berkontribusi nyata bagi pemerintah daerah, terutama melalui sumbangan pemikiran dan pengalaman.
“Kita tidak ingin lanjut usia itu identik dengan lesu, lemah, dan loyo. Justru pengalaman hidup mereka dapat menjadi masukan dan suplai pemikiran bagi pemerintah,” tegasnya.
Terkait fasilitas kantor, Gubernur Sumsel menyatakan kesiapan untuk melengkapi kebutuhan yang diperlukan. Namun ia berkelakar agar sarana pendukung juga diperhatikan kualitasnya.
“Kalau kendaraan kantor, coba dicek. Jangan sampai organisasinya lanjut usia, mobilnya juga lanjut usia,” ujarnya disambut senyum.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

