Polisi Turun ke Pasar-Pasar Palembang Jelang Lebaran
Polisi Turun ke Pasar-Pasar Palembang Jelang Lebaran-Foto:dokumen palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO — Menjelang puncak aktivitas belanja masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Polda Sumatera Selatan turun langsung ke sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang untuk memberikan edukasi keamanan kepada pedagang dan pengunjung.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 pada Minggu (15/3/2026).
Dua pasar tradisional yang menjadi sasaran kegiatan adalah Pasar 10 Ulu di kawasan Seberang Ulu dan Pasar Bedug Kalidoni di Jalan Residen Abdul Rozak.
Petugas dari Subsatgas Preemtif Binmas memberikan imbauan langsung kepada pedagang, pengunjung, hingga juru parkir terkait keamanan selama aktivitas belanja menjelang Lebaran.
BACA JUGA:Strategi Polda Sumsel Jaga Arus Mudik: Truk Dikantongi di Perbatasan, Tim Urai Macet Disiagakan
BACA JUGA:36 Jam di Palembang: Polisi Bongkar 3 Jaringan Narkoba, Sita Sabu dan Ganja Sintetis
Pedagang diingatkan untuk menjaga kewajaran harga barang selama Ramadan dan tidak memanfaatkan tingginya permintaan menjelang Idul Fitri.
Sementara itu, pengunjung pasar diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan seperti pencopetan atau penjambretan di lokasi keramaian.
Petugas juga mengingatkan pengunjung agar tidak membawa barang berharga secara berlebihan serta memastikan kendaraan yang diparkir dalam kondisi aman.
Selain itu, juru parkir diminta tidak menaikkan tarif parkir secara sepihak selama periode Lebaran serta menjaga ketertiban kendaraan di area parkir pasar.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Sambut Hangat Peserta Mudik Bersama Kementerian Hukum 2026
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Harmonisasi Lima Raperkada THR dan Gaji Ketiga Belas Tahun 2026
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan kejahatan di pusat keramaian menjelang Lebaran.
“Polisi hadir di pasar tradisional bukan karena ada kejadian, tetapi untuk mencegah terjadinya kejahatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






