Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Pendidikan Berkualitas melalui Program Sekolah Energi Berdikar
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dorong Pendidikan Berkualitas melalui Program Sekolah Energi Berdikari-Foto:dokumen palpos-
PALPOS.CO - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melaksanakan Program Sekolah Energi Berdikari di SMA Negeri 14 Palembang pada Jumat (30/1/2026), sebagai upaya meningkatkan kepedulian lingkungan serta kapasitas siswa dan guru melalui pengembangan proyek-proyek inovatif berbasis energi dan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan pembentukan 10 kelompok siswa yang mengembangkan berbagai proyek berbasis lingkungan dengan pendampingan akademik dari Universitas Sebelas Maret.
Proyek yang dikembangkan meliputi tempat sampah berbasis sensor, penerangan Smart Power Energy dengan teknologi photo cell, pembuatan pakan mandiri dari maggot, misting spray berbasis Internet of Things (IoT), pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, briket dari sampah organik, alat pengering dan mesin pencacah daun berbasis tenaga surya untuk pupuk kompos, sabun cuci piring organik berbahan tanaman sekolah, hingga alat penetas telur tenaga surya.
Selain mengembangkan proyek, para siswa juga mempresentasikan hasil implementasi di lingkungan sekolah serta melakukan monitoring dan evaluasi untuk menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
BACA JUGA:Warga Sumsel Diminta Waspada, Hujan Disertai Kilat Berpotensi Terjadi
BACA JUGA:Mayumi Itswa Kembali Terpilih Aklamasi, Optimis Bawa BPD Gapensi Sumsel Adaptasi Digital
Kegiatan ini turut diperkuat dengan sosialisasi dari Dosen Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret, Ari Syahidul Shidiq, yang memberikan pembekalan terkait penerapan sains dan teknologi dalam proyek lingkungan.
Tidak hanya menyasar siswa, Universitas Sebelas Maret juga memberikan sosialisasi kepada 80 guru SMA Negeri 14 Palembang terkait penerapan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai upaya peningkatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi dan isu lingkungan ke dalam proses pembelajaran.
Kepala SMA Negeri 14 Palembang, Harry Susanty, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pertamina, Universitas Sebelas Maret, dan pihak sekolah.
“Melalui sinergi ini, siswa dan guru terdorong untuk menghasilkan proyek berbasis lingkungan yang aplikatif dan mampu menjawab permasalahan nyata di sekolah.
Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi penguatan karakter peduli lingkungan di SMA Negeri 14 Palembang,” ujar Harry.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa Program Sekolah Energi Berdikari merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




