Herman Deru Dampingi Wapres Gibran Tinjau PSEL Palembang
Gubernur Herman Deru Dampingi Wapres Gibran Tinjau Progres PSEL Palembang, Tegaskan Komitmen Percepat Proyek Strategis Nasional-Foto:Istimewa-
Pada kesempatan itu, Ratu Dewa mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Herman Deru terkait peningkatan infrastruktur pendukung menuju kawasan PSEL.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan memprioritaskan perbaikan akses jalan tersebut agar operasional fasilitas dapat berjalan optimal ketika mulai beroperasi.
BACA JUGA:SKK Migas Sumbagsel dan Kejati Sumsel Perkuat Sinergi Hulu Migas
BACA JUGA:Polda Sumsel Ungkap Sindikat Penipuan Pendaftaran Palsu Sumsel Bhayangkara Run 2026
"Untuk jalan penghubung di sini, tadi saya sudah berbicara dengan Pak Gubernur. Ini akan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi untuk dilakukan perbaikan sehingga mendukung operasional fasilitas yang ada di sini," katanya.
Langkah tersebut mempertegas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Herman Deru terhadap penyelesaian PSEL Palembang, tidak hanya dari sisi koordinasi lintas sektor, tetapi juga melalui penyediaan infrastruktur pendukung.
Ratu Dewa juga menyampaikan bahwa progres pembangunan fisik PSEL Palembang telah mencapai lebih dari 91 persen, menandakan proyek tersebut telah memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan.
Sementara itu, Manager PT Indo Green Power, Satriawan Ming, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelesaian proyek.
Menurutnya, PSEL Palembang diproyeksikan menjadi proyek percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi waste to energy.
"Karena ini menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah di Indonesia, Pak Wakil Presiden meminta agar progres pembangunan terus ditingkatkan sehingga manfaat ekonomi maupun lingkungan dapat segera dirasakan masyarakat Palembang," ujar Satriawan.
Apabila mulai beroperasi penuh, PSEL Palembang diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), menghasilkan energi listrik dari sampah, menekan emisi gas rumah kaca, serta memperkuat sistem pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih modern, bersih, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

