Herman Deru Sambut Ketum Golkar Bahlil di Musda XI Sumsel.
Herman Deru Sambut Ketum Golkar Bahlil di Musda XI Sumsel. -Fhoto: humas pemprov sumsel-
PALPOS.CO - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang secara resmi membuka Musda XI Golkar Sumsel di Palembang.
Kehadiran langsung Ketua Umum menjadi penegas komitmen pusat memperkuat organisasi sekaligus menyelaraskan langkah partai dan pemerintah demi percepatan pembangunan daerah.
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan yang resmi dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (2/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang.
BACA JUGA:Bahlil Soroti Ketimpangan Pengelolaan SDA, Dorong Daerah Penghasil Energi Nikmati Manfaat Ekonomi
Musda XI Golkar Sumsel merupakan Musda terakhir dari rangkaian pelaksanaan Musda Partai Golkar di seluruh Indonesia sekaligus menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia menjelaskan Musda memiliki tiga agenda utama: mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus, merumuskan program kerja ke depan, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan yang baru.
Bahlil menegaskan Partai Golkar harus tetap menjadi garda terdepan dalam mendukung setiap program pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Komitmen tersebut wajib dijaga oleh seluruh kader partai.
"Golkar merupakan partai yang mengusung pemerintahan saat ini. Karena itu, seluruh kader harus terus berada di tengah masyarakat dan bekerja nyata untuk mendukung berbagai program pembangunan," ujar Bahlil.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel, BI, dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG Perkuat Ketahanan Pangan
Ia juga menyinggung besarnya potensi sektor energi di Sumatera Selatan, khususnya keberadaan sumur minyak rakyat.
Dari sekitar 45.000 sumur minyak rakyat di Indonesia, sekitar 25.000 di antaranya berada di Sumatera Selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



