Iklan Astra Motor

Capaian Polda Sumsel 2025, Ribuan Personel Diganjar Penghargaan, Kasus Besar Tuntas, Oknum Nakal Disikat!

Capaian Polda Sumsel 2025, Ribuan Personel Diganjar Penghargaan, Kasus Besar Tuntas, Oknum Nakal Disikat!

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi bersama jajaran saat melaksanakan press rilis capaian akhir tahun 2025.-Foto: M Mahendra Putra/ Palembang Pos-

​PALPOS.CO - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menutup tahun 2025 dengan capaian kinerja yang solid di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi.

Dalam pers rilis akhir tahun yang digelar di Mapolda Sumsel pada Rabu (31/12/2025), terungkap bahwa institusi ini berhasil menyeimbangkan antara penegakan integritas internal yang tegas dengan capaian prestasi operasional yang gemilang.

​Keberhasilan Polda Sumsel paling terlihat pada apresiasi terhadap sumber daya manusianya, di mana sebanyak 1.072 personel menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa dalam bertugas.

Dari jumlah tersebut, 114 personel dianugerahi Pin Emas Kapolda Sumsel dan 958 personel lainnya menerima piagam penghargaan.

BACA JUGA:Paradoks Jalan Raya 2025: Saat Pelanggaran Turun, Kecelakaan Justru Melambung

BACA JUGA:VinFast Resmikan Dealer Pertama di Sumsel, Palembang Kalidoni Jadi Dealer ke-37 di Indonesia

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Sumsel sangat menghargai anggota yang bekerja melampaui panggilan tugas demi melayani masyarakat.

​Di sisi lain, Irjen Pol Andi Rian Djajadi juga menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam menjaga kesucian institusi.

Meski terdapat kenaikan pelanggaran disiplin sebesar 30,82 persen atau sebanyak 191 perkara, Kapolda berhasil menekan angka pemberhentian anggota secara signifikan.

Tercatat ada 17 personel yang dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tahun ini, angka yang menurun sebesar 19,05 persen dibandingkan tahun 2024.

BACA JUGA:Herman Deru Tegas: Angkutan Batubara Wajib Jalan Khusus, Forkopimda Nyatakan Dukungan Penuh.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru: Pelabuhan Samudera Tanjung Carat Jadi Legacy dan Penggerak Ekonomi.

​Kapolda menegaskan bahwa tindakan tegas, terutama terkait penyalahgunaan narkoba di internal Polri, merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.

​"Sejak pertama saya menjabat sebagai Kapolda, saya langsung tegaskan khususnya kasus-kasus narkoba yang melibatkan anggota Polri baik langsung atau tidak langsung pasti saya putus PTDH, pasti saya putus PTDH," tegas Irjen Pol Andi Rian Djajadi ditengah acara Press rilis di Mapolda Sumsel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: