HEBOH! Pekarangan SD di OKI Jadi Tempat Penyimpanan Solar, Kepala Desa Terkesan Buang Badan
Nampak beberapa unit tangki IBC kapasitas 1000 Liter yang digunakan menyimpan solar di di dalam lingkungan SD Belanti OKI. -Foto: IST-
PALEMBANG, PALPOS.CO – Dunia pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak gempar.
Bukannya dipenuhi alat peraga pendidikan, pekarangan SD Belanti di Desa Pedamaran 2 justru disulap menjadi tempat penyimpanan ribuan liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Aksi nekat ini diduga melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) setempat dan kini terancam jeratan hukum serius.
Dugaan ini mencuat setelah Kepala Sekolah SD Belanti, Samsul Bahri, mulai angkat bicara.
BACA JUGA:Pusri Dorong Mitra Naik Kelas, Raih Sertifikasi SNI Hingga Pertama dan Satu- Satunya di Indonesia
BACA JUGA:Peresmian Abbas Lawfirm, Kakanwil Kemenkum Sumsel Serahkan Sertifikat Terdaftar
Ia mengaku merasa tertipu karena awalnya Kades Pedamaran 2, Azwar Anas, hanya meminta izin untuk menitipkan perlengkapan proyek selama dua hari.
Namun, yang datang justru tangki tangki IBC berkapasitas 1.000 liter dan tumpukan jeriken berisi solar yang sangat rawan meledak.
"Kami sangat khawatir dengan keselamatan siswa. Ini area belajar, bukan gudang minyak. Kami sudah minta dipindahkan karena mengganggu aktivitas sekolah, tapi permintaan itu tidak digubris," keluh Samsul.
Mirisnya, saat mencoba melawan, Samsul mengaku sempat diadukan ke Dinas Pendidikan dengan melibatkan oknum aparat.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi Akademisi, Kanwil Kemenkum Sumsel Terima Audiensi Universitas IBA Palembang
Di sisi lain, Kades Azwar Anas justru terkesan buang badan dan mengklaim tidak tahu-menahu mengenai teknis penyimpanan tersebut, lalu melempar tanggung jawab kepada seorang pemborong bernama Jhon.
Namun, pernyataan ini dipatahkan oleh Jhon yang menegaskan bahwa penempatan solar tersebut sudah dikoordinasikan dan atas seizin sang Kades sejak awal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

