Sertifikasi Kopi Robusta Pagaralam: Balai Karantina Sumsel Jamin Aman Masuk Pasar Australia
Sertifikasi Kopi Robusta Pagaralam: Balai Karantina Sumsel Jamin Aman Masuk Pasar Australia.--Dokumen Palpos.id
PALPOS.CO - Sertifikasi Kopi Robusta Pagaralam: Balai Karantina Sumsel Jamin Aman Masuk Pasar Australia.
Ekspor kopi robusta asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan kembali mencatatkan capaian positif di pasar internasional.
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan secara resmi menerbitkan Sertifikat Phytosanitary (Phytosanitary Certificate) untuk kopi robusta sebanyak 8,8 ton yang akan diekspor ke Sydney, Australia, Selasa (29/2026).
Penerbitan sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa kopi robusta Pagaralam telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan standar karantina yang ditetapkan oleh negara tujuan.
BACA JUGA:Sertifikasi 95.400 Benih Kelapa Sawit Ekspor ke Peru, Karantina Sumsel Pastikan Bebas dari OPTK
BACA JUGA:Balai Karantina Sumsel Gandeng DKPP, Dampingi Peternak Telur Ayam Konsumsi Tembus Pasar Ekspor
Australia dikenal sebagai salah satu negara dengan regulasi impor komoditas pertanian yang sangat ketat, terutama terkait aspek keamanan hayati dan kesehatan tanaman.
Sebelum diberangkatkan, kopi robusta Pagaralam telah melalui serangkaian tindakan karantina menyeluruh, mulai dari pemeriksaan fisik, pengambilan sampel, hingga pengujian laboratorium.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan komoditas ekspor tersebut bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dikhawatirkan dapat mengganggu ekosistem pertanian negara tujuan.
Salah satu persyaratan utama dari otoritas karantina Australia adalah jaminan bebas dari Trogoderma spp, jenis serangga hama gudang yang menjadi perhatian serius dalam perdagangan internasional produk pertanian.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel dan Badan Karantina Indonesia Perkuat Kolaborasi Melalui Silaturahmi di Griya Agung
BACA JUGA:Karantina Sumsel Harapkan Komitmen Kepatuhan Pengiriman Barang dari Mitra Ekspedisi
Hama ini dinilai berisiko tinggi karena dapat merusak kualitas komoditas dan menyebar dengan cepat.
Kepala Balai Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium, kopi robusta Pagaralam tersebut dinyatakan aman dan bebas dari Trogoderma spp.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: palpos.disway.id

