Batagor Daging : Inovasi Kuliner yang Menggugah Selera
Renyah di luar, gurih di dalam-Fhoto: Istimewa-
PALPOS.CO - Batagor, singkatan dari Bakso Tahu Goreng, merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang telah lama menjadi favorit masyarakat.
Aslinya berasal dari Bandung, batagor biasanya berisi campuran ikan tenggiri atau ikan laut lainnya, yang dibalut dengan tahu atau kulit pangsit, kemudian digoreng hingga renyah.
Namun belakangan ini, tren baru muncul di dunia kuliner: batagor daging.
Berbeda dengan batagor tradisional yang menggunakan ikan, batagor daging mengganti isian ikan dengan daging sapi atau ayam.
BACA JUGA:Telur Bumbu Saos Pedas Manis, Menu Sederhana yang Kian Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Telur Puyuh Sambal Balado, Lauk Sederhana yang Kian Digemari di Tengah Tren Kuliner Pedas
Variasi ini tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga memberikan pilihan baru bagi mereka yang kurang menyukai ikan.
Kreativitas ini lahir dari keinginan para pelaku kuliner untuk menjawab permintaan konsumen yang menginginkan sesuatu yang lebih gurih, padat, dan mengenyangkan.
Batagor pertama kali dikenal sebagai camilan khas Bandung yang populer sejak tahun 1970-an.
Kehadiran batagor daging merupakan inovasi terbaru yang mulai muncul sekitar awal 2010-an, ketika beberapa pedagang mulai bereksperimen dengan isian daging sapi cincang dan ayam kampung.
BACA JUGA:Ayam Goreng Daun Jeruk : Perpaduan Aroma Tradisional dan Tren Kuliner Modern
BACA JUGA:Nasi Timbel, Warisan Kuliner Sunda yang Tetap Menggugah Selera di Tengah Modernisasi
Inovasi ini diterima dengan baik oleh masyarakat perkotaan, khususnya mereka yang mencari alternatif protein selain ikan.
Menurut salah satu penjual batagor daging di Bandung, Bapak Arifin, “Awalnya saya mencoba mengganti ikan dengan daging karena beberapa pelanggan mengeluh tidak suka bau amis ikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




