Iklan Astra Motor

Sepakat Dorong Tol dan Jalur Distribusi Pelabuhan Linau

Sepakat Dorong Tol dan Jalur Distribusi Pelabuhan Linau

KUNJUNGAN : Bupati Muara Enim H Edison menerima kunjungan Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto di ruang kerja Bupati Muara Enim.-Foto:dokumen palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Bupati MUARA ENIM H Edison, menerima kunjungan Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, di ruang kerja Bupati MUARA ENIM, Kamis (5/3).

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi antar daerah untuk membahas efisiensi anggaran serta rencana pembangunan infrastruktur strategis.  

Dalam kesempatan tersebut, selain membahas efisiensi anggaran, Yevri Sudianto juga mengajak Muara Enim bersama-sama mendorong pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan jalan tol Muara Enim–Bengkulu. 

Ia menambahkan rencana pembangunan jalan penghubung Muara Enim ke Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, akan menjadi jalur alternatif baru dalam mengangkut hasil produksi pertanian menuju Pelabuhan Linau

BACA JUGA:Dorong Warga Tingkatkan Ibadah dan Kepedulian

BACA JUGA:Wabup Bengkulu Selatan Puji Edson, Tetap Alokasikan TPP PPPK Ditengah Efisiensi Anggaran

"Pelabuhan Linau yang terletak di Kabupaten Kaur disebut akan dijadikan jalur alternatif sekaligus pusat distribusi logistik, terutama komoditas pertambangan seperti batu bara serta hasil perkebunan," ajak Yevri Sudianto.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muara Enim menegaskan pemangkasan anggaran tidak menghambat pembangunan di Bumi Serasan Sekundang.

Ia menegaskan pihaknya justru semakin gencar mencari alternatif sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru, dengan target mencapai Rp1 triliun dalam lima tahun ke depan.

Adapun strategi yang ditempuh antara lain optimalisasi peran BUMD, pembentukan satgas khusus PAD, pengawasan ketat, serta intensifikasi pajak daerah.

BACA JUGA:Sumarni Ajak Perusahaan Dukung Produktivitas Pertanian

BACA JUGA:TPP Dipangkas, Ribuan PPPK Siap Gelar Aksi OPD Tekan PPPK Dilarang Demo

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tenaga kerja lokal sebesar 70 persen telah diterapkan untuk memastikan pembangunan tetap memberi manfaat langsung bagi masyarakat Muara Enim. 

"Saya berharap sinergi antar daerah dapat semakin memperkuat posisi kedua daerah dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis di hadapan pemerintah pusat," pungkasnya.(ozi)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: