Iklan Astra Motor

Tawuran Berdarah di Palembang, Pemuda Tewas Ditombak — Pelaku Ditangkap di Banten

Tawuran Berdarah di Palembang, Pemuda Tewas Ditombak — Pelaku Ditangkap di Banten

Tawuran Berdarah di Palembang, Pemuda Tewas Ditombak — Pelaku Ditangkap di Banten-Foto:dokumen palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO — Aksi tawuran antarkelompok pemuda di Kota Palembang kembali memakan korban jiwa.

Seorang pemuda berinisial RAG (20) tewas setelah mengalami luka tusuk dalam insiden bentrokan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang, pada Sabtu dini hari (7/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban sempat dilarikan ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, namun dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di instalasi gawat darurat akibat luka tusuk pada bagian bawah dada sebelah kiri.

Penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Tim Opsnal Polsek Ilir Timur II bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka MM (19) yang diduga sebagai pelaku penusukan.

BACA JUGA:Dorong Literasi Hukum Pelajar, Kemenkum Sumsel Layanan Apostille dan Perseroan Perorangan di SMAN 1 OKU

BACA JUGA:Jemput Bola Potensi Kekayaan Intelektual, Kanwil Kemenkum Sumsel Sambangi Tiga Instansi Strategis di Lahat

Tersangka berhasil diringkus setelah melarikan diri hingga Cilegon, Provinsi Banten.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di depan sebuah musala di kawasan 1 Ilir.

Kelompok tersebut kemudian bergerak menuju Lorong Karya Jaya, Jalan Perintis Kemerdekaan, menggunakan sepeda motor.

Di lokasi itu mereka bertemu dengan kelompok lain yang berjumlah sekitar 20 orang, hingga akhirnya terjadi bentrokan.

BACA JUGA:Sikat Tambang Emas Ilegal di Lahan PTPN Lampung, Polisi Amankan Potensi Kerugian Rp1,3 Triliun

BACA JUGA:Keributan di Gang Kertapati Palembang Berujung Maut, Pelaku Serahkan Diri

Situasi sempat mereda ketika kendaraan patroli polisi melintas di sekitar lokasi.

Namun setelah patroli meninggalkan area, bentrokan kembali terjadi dan berubah menjadi aksi kekerasan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait