PEP Zona 4 Genjot Produksi Migas, 51 Sumur Eksisting Dikerjakan Melalui Program Workover
Pekerja di PEP Zona 4 menjalankan tugas menjaga produksi migas-Foto:dokumen palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO – Dalam upaya menjaga sekaligus meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) secara berkelanjutan, PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 terus melakukan berbagai langkah strategis.
Salah satunya melalui kegiatan workover atau kerja ulang sumur terhadap 51 sumur eksisting yang tersebar di wilayah operasionalnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus menjawab tantangan penurunan produksi migas yang terjadi secara alamiah pada sumur-sumur yang telah lama beroperasi.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa workover merupakan salah satu metode teknis yang efektif untuk mengoptimalkan kembali kinerja sumur minyak dan gas yang sudah ada.
BACA JUGA:Apel Perdana Usai Lebaran, Wawako Prabumulih Tekankan Disiplin, Kinerja dan Inovasi Pegawai
BACA JUGA:Pengedar Narkoba di Prabumulih Dibekuk, Polisi Amankan Sabu dan Ekstasi
“Workover atau kerja ulang sumur adalah rangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan pada sumur minyak atau gas yang sudah ada untuk memperbaiki, memulihkan, atau meningkatkan performa produksinya,” jelas Djudjuwanto.
Djudjuwanto menambahkan, kegiatan workover tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup upaya penataan ulang zona produksi dalam sumur tersebut.
Dalam praktiknya, zona produksi yang telah habis akan ditutup, kemudian dibuka zona baru pada kedalaman berbeda di sumur yang sama.
Dengan pendekatan ini, potensi cadangan migas yang sebelumnya belum tergarap dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa harus melakukan pengeboran sumur baru yang membutuhkan biaya besar.
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, BRI Prabumulih Serahkan Mesin Pemipil Jagung untuk Kelompok Tani
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Ganti Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran, Warga Terima E-KTP dan KK Baru
“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah.
Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




